Diduga dari Meteran Listrik yang Meledak, Rumah Terbakar

Dahlan, Satpol PP Cepu Blora mengungkapkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.10. Rumah korban dalam kondisi kosong dan dikunci dari luar. Danang sedang menunggui mertua yang sakit di rumah. Sementara istrinya mengajar dan anak sekolah.

”Meteran listrik jebluk (meledak). Kalau korsleting listrik kayaknya tidak. Sebelumnya juga korban pernah tersengat listrik saat memegang meteran tersebut,” jelasnya.

Dahlan menuturkan, meski rumah tidak bisa terselamatkan, namun beruntung satu unit motor dan mobil bisa diamankan warga sekitar. ”Korban mengetahui (rumahnya terbakar) setelah mendapat kabar dari warga,” ujarnya.

Besarnya api membuat warga kewalahan memadamkan. Beruntung tim pemadam kebakaran (damkar) dari PPSDM Migas Cepu, Pertamina, Satpol PP, dan relawan datang. Api pun dapat dipadamkan.

”Semua bergerak ikut membantu. Mulai dari warga, Satpol PP, Tagana, Babinsa, Polsek Cepu, dan lainnya. Setelah sekitar 30 menit, akhirnya api berhasil dipadamkan,” imbuhnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan mengantisipasi segala bentuk bencana. ”Namanya musibah, bisa menimpa siapapun. Namun bisa diminimalisasi. Minimal kalau ada upaya mitigasi dapat mengurangi risiko bencana,” ujarnya. 

(ks/sub/lin/top/JPR)