Dicabuli, 2 Perempuan Kakak Beradik Laporkan Ayah Kandung ke Polisi

JawaPos.com – Jajaran Polsek Palaran, Kalimantan Timur (Kaltim) menahan seorang pria, Paijo, 67. Ia diduga melakukan pencabulan terhadap dua anak kandung perempuannya sendiri yang berusia 19 tahun dan 16 tahun.

“Pencabulan ini terungkap setelah korban melapor ke Polsek minta perlindungan. Karena sudah tak tahan dikejar-kejar oleh orang tuanya. Pencabulan dilakukan ayah kandung ini sejak  2012, ketika pertama kali pindah dari Lampung ke Samarinda,” kata Kapolsek Palaran, Kompol Sigit, dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Selasa (7/5).

Sigit mengatakan, mulut korban disumpal dan tangannya diikat saat ayahnya melakukan hubungan badan. Adapun, ibu kandung tak berdaya dan takut melapor meski mengetahui dan melihat peristiwa pencabulan.

“Ibu korban tak berdaya dan diberi tahu agar jangan sampai orang lain tahu (pencabulan). Korban juga diancam jangan bilang ke orang lain,” ujar Sigit.

Polisi tunjukkan barang bukti kasus pencabulan oleh ayah kandung, Samarinda, Kalimantan Timur. (Kaltim Post/Jawa Pos Group)



Sementara itu, Paijo mengakui perbuatannya. Ia melakukan pencabulan satu hingga tiga kali dalam sehari. “Iya, tiga kali,” katanya.

Paijo yang bekerja di pabrik kayu mencabuli anaknya mengaku spontanitas. “Saya bangun malam, habis kerja. Namanya pikiran blank, saya nggak tahu,” ujarnya.

Pelaku pencabulan dijerat Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.