Di Zaman Now Guru di Kota Malang harus mampu jadi ”Guru Plus”, Apa Itu ?

MALANG KOTA – Kepala Dinas Pendidikan Dra Zubaidah MM terus mendorong para guru zaman now di Kota Malang harus menguasai IT (information technology). Sehingga, mereka mampu menjadi ”Guru Plus”.

Menurut Zubaidah, sesuai dengan istilahnya, yakni ada kata plus, ini berarti guru harus bisa memaksimalkan kompetensi dan pelayanannya dari yang sudah baik menjadi lebih baik lagi. Dengan menjadi guru plus, tingkat profesionalitas diharapkan semakin tinggi, baik dari proses pengajaran maupun pengelolaan administrasi. Khususnya dalam bidang teknologi .

”Saat ini, dunia pendidikan semakin gencar diterpa oleh keberadaan IT. Mulai dari sistem, pembuatan program, penyusunan kebijakan, hingga pelaksanaan kegiatan, seluruhnya telah memanfaatkan teknologi,” terang ketua PGRI Kota Malang itu kemarin (9/12).

Oleh karena itu, Zubaidah meminta para guru supaya bisa mengembangkan skill yang berhubungan dengan teknologi.  Mulai dari pembuatan materi pembelajaran. Guru sekarang tidak hanya bermodalkan teknik pengajaran secara lisan dan tulisan, tapi juga perlu menyajikan materi yang menarik melalui slide presentasi dengan power point atau flash yang juga menunjukkan animasi agar anak didik lebih paham.


Selain itu, paling tidak, guru menguasai program Microsoft Excel dan Word untuk pembuatan laporan. ”Guru harus lebih canggih, dan kemampuan IT-nya harus lebih bagus daripada muridnya. Agar ketika ada siswa yang bertanya, guru bisa menjawab,” ujarnya.

Dalam peningkatan SDM serta kualitas guru terhadap kompetensi IT, Zubaidah menjelaskan bahwa para guru yang sudah bersertifikasi telah mendapatkan bantuan dana. Yang mana, sedikitnya 10 persen dari total bantuan itu memang untuk menunjang skill guru. ”Dari 10 persen itu diharapkan para guru bisa memanfaatkan dana yang ada untuk mengikuti diklat dan kursus,” tuturnya.

Sementara itu, dari segi penerapan IT, Disdik Kota Malang sudah melakukan pelayanan berbasis digital, yakni melalui website. ”Jadi, kami sudah mengaplikasikan laman (website) resmi milik instansi yang terdapat pada link www.diknas.malangkota.go.id. Namun, masih baru beberapa layanan saja,” ungkapnya.

Beberapa layanan tersebut di antaranya mencakup legalisasi ijazah. Pada layanan ini, para pengunjung website akan diberitahu tata cara pengurusan legalisasi ijazah, baik di tingkat SD maupun SMP. Proses legalisasi juga dijelaskan secara rinci dan bertahap.

Kedua, pengajuan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Di sini tersedia link untuk mengunduh formulir NPSN yang langsung tertaut dengan website Kemendikbud. Ketiga, adanya layanan untuk memudahkan pengajuan operasional izin sekolah swasta baru, perpanjangan izin operasional swasta, serta proses mutasi siswa (perpindahan siswa). Proses dari alur-alur perizinan dan perpindahan dijelaskan secara rinci di sini.

Yang keempat terkait rute bus sekolah. Di laman ini, pengunjung dapat mengetahui secara rinci jalur bus sekolah  yang saat ini sudah mulai dioperasikan di Kota Malang. Jalur bus sekolah ini terbagi menjadi beberapa wilayah, yakni mulai dari poll A hingga F. (nr3/c1/lid)