Di Masa Mendatang, Dosen UIN Malang Bakal Gunakan Artificial Intelligence untuk Mengajar

Rektor UIN Maliki Malang Prof Abdul Haris MAg (foto : Rubianto)

KOTA MALANG – Era digital menuntut semua lini kehidupan beradaptasi dengan teknologi, tak terkecuali bidang pendidikan. Di era serba cepat dan praktis ini, UIN Maliki (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahi) Malang bakal mengembangkan pembelajaran berbasis IT.

Rektor UIN Maliki Malang Prof Abdul Haris, MAg menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis online ini membuat dosen bisa mengajar di mana saja. Rencananya, dosen akan dipantau dengan suatu sistem agar ketepatan waktu pembelajaran bisa seauai target.

“Bahkan saya sampaikan kepada pak Warek 1 kalau bisa bukan 70-30, tetapi mungkin 60 persen tatap muka di kelas, 40 persen bisa dilakukan dengan menggunakan IT,” kata dia.

Rencana ini katanya bakal memanfaatkan AI (artificial intelligence) atau kecerdasan buatan. Apalagi beberapa waktu lalu, telah dikukuhkan dosen pertama Fakultas Sains dan Teknologi yang meneliti hal ini.

Meskipun berbasis IT, Haris mengatakan bahwa konsep pembelajaran agama islam tidak akan dikurangi.

“Ini semata-mata untuk adaptasi di era digital. Kalau kita tidak mengadaptasi perubahan maka kita kita khawatir bahwa perguruan tinggi nasibnya seperti yang dialami oleh Nokia dan Kodak,” tuturnya.

Ya, Kodak dan Nokia sebenarnya menjaga dan mengawal kualitas, tetapi tidak mampu untuk beradaptasi dengan perkembangan di era disrupsi ini. Sehingga kedua perusahaan ini ditinggalkan oleh konsumennya.

“Basis e-learning akan terus dikembangkan untuk revolusi pembelajaran. Ini juga untuk menggenjot UIN Malang menuju World Class University,” tandasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rubianto
Editor : Indra M