Dewas KPK Pastikan Tidak Halangi Kinerja Pemberantasan Korupsi

JawaPos.com – Opini publik menyatakan kehadiran Dewan Pengawas (Dewas) KPK disinyalir menghambat kinerja aparat di lembaga antirasuah tersebut. Tudingan itu dibantah tegas oleh Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean.

Tumpak memastikan kehadiran Dewas KPK tidak akan menghambat upaya pemberantasan rasuah. Tidak hanya itu, Dewas pun tidak akan memperlemah kinerja KPK.

“Kami berlima komit mendukung semuanya apa yang dilaksanakan oleh KPK. Tapi, tentunya harus berdasarkan ketentuan hukum yang ada. Kami memberi jaminan terhadap apa yang dilakukan oleh KPK itu memang sudah selaras. Tidak bertentangan dengan hukum,” kata Tumpak di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta Selatan, Selasa (14/1).

Tumpak menjelaskan, kehadiran Dewas KPK sebagaimana diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK mempunyai banyak tugas. Tugas itu di antaranya, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, menyusun dan menetapkan kode etik bagi pimpinan dan pegawai KPK.

Selain itu, Dewas juga bertanggung jawab menerima pengaduan masyarakat tentang adanya pelanggaran-pelanggaran, baik kode etik maupun pelanggaran Undang-Undang. Kemudian juga melakukan sidang dan mengadili yang diduga melakukan pelanggaran baik kode etik maupun pelanggaran lainnya.

“Memberi izin tertulis terhadap penggeledahan, penyadapan, dan penyitaan,” ucap Tumpak.

Tak hanya itu, imbuh Tumpak, Dewas KPK mempunyai tugas mengevaluasi kinerja KPK. Menurutnya, paling tidak satu tahun sekali mengevaluasi kinerja lembaga antirasuah. “Kami Dewas akan berikan laporan pelaksanaan tugas kepada presiden dan DPR,” ujar Tumpak.

Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris menguatkan lagi bahwa kehadiran Dewas KPK tidak akan melemahkan kerja pemberantasan korupsi. Prosedur yang dijalankan harus sesuai hukum.

“Makanya mekanisme atau prosedur izin di dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 itu dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas prosedur penindakan di KPK,” pungkasnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Muhammad Ridwan