Dermawan Bakal Terhindari dari Sakit

KABUPATEN – Pekan Islami XIII 2019 yang digelar PT Anugerah Citra Abadi (ACA) tahun ini tampak berbeda dari sebelumnya. Jika tahun lalu kegiatan santunan diberikan kepada anak yatim, saat ini juga diberikan pada kaum duafa. Jumlah santunan yang diberikan juga lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada safari hari ketiga kemarin (22/5), enam lokasi di tiga kecamatan disambangi. Mulai Pondok Pesantren Baiturrahim, Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo; Pondok Pesantren Al Mubarok Raoudlotul Nur Ihsan, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo; Pondok Pesantren Al Ittihad Putra, Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo; kantor Kecamatan Poncokusumo; kantor Kecamatan Tumpang; dan kantor Kecamatan Jabung.

Anak-anak yatim dan duafa yang sudah berkumpul di lokasi tersebut pun sangat antusias dan bergembira menyambut rombongan dari tim Pekan Islami. Mereka juga dihibur pesulap Mister Boshi dan lantunan lagu dari Bian, eks vokalis Bagindas. Berbagai hadiah, bingkisan sembako, perlengkapan sekolah, dan uang tunai diberikan untuk anak-anak dan duafa.

Direktur Utama PT Anugerah Citra Abadi (ACA) Bambang Judo Utomo menyatakan, tahun ini memang berbeda. ”Tahun lalu tidak kami libatkan duafa, sekarang duafa kami masukkan,” ungkap dia.

Begitu juga, Bambang melanjutkan, jumlah santunan yang diberikan tahun ini lebih banyak. ”Ya, insya Allah kami lebih banyak di tahun ini,” ungkap dia.

Di Pekan Islami tahun ini juga lebih banyak mendatangi pondok pesantren. ”Ya sepanjang di setiap kecamatan ada pondok pesantren, satu atau dua akan kami kunjungi,” lanjut Bambang. Ada beberapa kriteria pondok pesantren yang dikunjungi rombongan Pekan Islami ini. ”Yang perlu dibantu seperti pembangunan,” kata dia.

Untuk tahun depan, Bambang melanjutkan, juga bakal diberikan bantuan untuk keperluan pondok pesantren, seperti alat tulis kantor (ATK) dan kebutuhan lainnya.

Selama ini, Bambang melanjutkan, perusahaannya memang menyisihkan pendapatan untuk amal jariah di bulan Ramadan. Bentuknya macam-macam, ada umrah, bantu anak yatim dan duafa, gedung komputer, dan lain-lainnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ittihad Putra Kiai Maskur Hafidh berharap nantinya para santri juga bisa sukses. ”Sukses dan membantu sesama,” ujar dia.

Maskur menambahkan, ada banyak keberkahan bagi orang dermawan. Bentuk suka membantu dan memberi itu, lanjut dia, adalah obat dari berbagai sakit. Kekayaan ibarat dokter bagi orang dermawan. ”Seperti Nabi Sulaiman yang tidak pernah sakit,” kata dia.

Contoh lainnya, lanjut Maskur, adalah Firaun. ”Firaun tidak pernah sakit karena dermawan, meski akhirnya dikutuk (Allah SWT). Dia (Firaun) setiap pagi keliling untuk sedekah karena itu sampai usia 450 tahun tidak pernah sakit,” ujar dia.

Karena itu, lanjut Maskur, orang dermawan punya benteng yang bisa jadi keberkahan. Dia berharap, para santri bisa menjadi orang yang dermawan. Kedatangan direksi PT ACA itu diharapkan menjadi motivasi. ”Mudah-mudahan ini jadi motivasi santri bahwa santri nantinya tidak hanya ada yang jadi kiai, tapi juga politikus, polisi, dan pengusaha. Santri harus bisa tidak hanya nyekel tasbih tok (pegang tasbih saja),” tandasnya.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib
Fotografer : Aris Dwi Kuncoro