Depan Garang, Belakang Kurang

MALANG KOTA – Arema FC menggelar sesi internal game di Stadion Gajayana kemarin sore (24/6). Sesi ini menjadi semacam simulasi sebelum Arema FC kembali melakoni laga lanjutan di Liga 1.

Pada sesi ini, Arema FC dibagi dalam dua tim. Tim utama berisikan pemain-pemain langganan starting line-up. Sementara tim kedua lebih banyak diisi pemain-pemain yang selama ini sering duduk di bangku cadangan.

Hasilnya, tim utama menang dengan skor 5-3. Internal game ini juga diwarnai satu kartu merah dan satu kartu kuning. Menunjukkan bahwa pemain dari kedua tim sama-sama menganggap serius ”laga” ini.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija menyatakan, pertandingan ini sebenarnya hanya untuk menjajal kombinasi pemain. ”Kami ingin melihat siapa yang paling siap untuk diturunkan nanti,” kata dia.

Karena itu, Milo memainkan hampir seluruh pemainnya. Kecuali Hendro Siswanto dan beberapa pemain U-23.

Milo juga menganalisis banyaknya gol yang tercipta. Menurut dia, ada sisi positif dan negatifnya dari delapan gol tersebut. ”Ada bagusnya dan tidak,” kata dia Milo.

Adanya banyak gol, bisa jadi lini depan mulai garang. Namun, bagi tim kedua, pertahanan mereka harus dibenahi. ”Ya, setiap pertandingan punya cerita sendiri-sendiri,” ujar dia.

Namun, Milo menekankan bukan gol yang dicari dari pertandingan internal ini. ”Tapi cari apa yang harus dilakukan saat mereka memegang bola,” kata pelatih berkewarganegaraan Bosnia-Herzegovina itu.

Dia ingin, organisasi tim menjadi lebih bagus lagi. Sebab, jika dilihat di tiga pertandingan sebelumnya, kekompakannya masih kurang.

Seperti di laga pertama kalah 1-3 dari PSS Sleman, kalah 0-2 dari Borneo FC, dan menang 3-2 atas Persela Lamongan. Kemenangan di laga terakhir itu pun, Arema kecolongan dua gol terlebih dahulu. Baru bisa membalas keunggulan. Di uji coba internal kemarin, Milo juga mengakui masih kurang tekanan. Tidak ada pressing ketat selama pertandingan.

”Di Indonesia tak bisa banyak pressure. Ini style Indonesia,” kata mantan pelatih yang pernah menjadi direktur teknik Barito Putera itu. Namun, Milo menjelaskan, persiapan ini bukan yang terakhir. Sedikitnya, masih ada tiga kali latihan lagi sebelum pertandingan melawan PS TIRA. ”Kami baru akan mengambil keputusan setelah itu,” tandas dia.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Indra Mufarendra
Fotografer : Darmono