Dengan ADM, Cetak E-KTP Tinggal Scan

AMONG TANI – Warga yang akan mencetak berbagai administrasi kependudukan sebentar lagi tidak perlu lagi datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu.

Sebab, tahun ini sudah ada anjungan dukcapil mandiri (ADM) atau mesin yang bisa mencetak e-KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, dan akte kematian. Mesin canggih ini yang bentuknya mirip ATM ini rencananya akan ditempatkan di setiap kecamatan.

Sekretaris Dispendukcapil Kota Batu Kamim Utomo mengatakan, tujuan dari ADM ini untuk mempermudah masyarakat dalam pelayanan administrasi kependudukan. ”Dan juga agar masyarakat lebih efisien ketika sedang mengurus administrasi,” ucap Kamim. Lantaran, dia menjelaskan, ADM ini berfungsi untuk mencetak segala administrasi layanan kependudukan. Seperti e-KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, dan akte kematian.

”Nanti kami akan memberikan barcode-nya, kemudian warga bisa langsung mencetaknya di ADM terdekat,” papar dia. Lebih lanjut, Kamim mengungkapkan, nantinya akan ada 3 ADM di Kota Batu. Sehingga, dalam 1 Kecamatan masing-masing memiliki satu ADM.

Sedangkan biaya per 1 unit estimasinya membutuhkan sekitar Rp 180 juta. ”Jadi, 3 unit hanya butuh sekitar Rp 540 juta, dan sudah disetujui masuk di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2020,” terang Kamim.

Karena masih menunggu PAK, untuk saat ini pihaknya mulai gencar lakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Batu. Bagaimana cara menggunakan ADM. Karena menurut laki-laki asal Malang itu, percuma punya alat canggih dan modern jika warganya tidak bisa mengoperasikan. ”Kan masih ada tuh sebagian warga yang gagap teknologi (gaptek), jadi perlu dikasih tahu,” ungkapnya.

Hal ini, menurut Kamim, dalam rangka mengikuti zaman yang eranya sudah era teknologi dan digitalisasi. ”Jadi, baik pemerintahnya ataupun masyarakatnya tidak boleh ketinggalan,” ucap dia.

Kamim berharap, dengan adanya ADM ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena ini milik bersama dan untuk kepentingan bersama, maka semua juga turut aktif menjaga fasilitas tersebut.

Dukcapil Hadirkan ADM di Masing Masing Kecamatan

KOTA BATU – Untuk mengikuti perkembangan jaman yang sudah serba tekhnologi, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan sipil (dukcapil) pada triwulan kedua akan melaunching 3 Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang akan diletakkan di masing masing kecamatan. Pasalnya, penambahan fasilitas ADM ini sudah di setujui Walikota Batu untuk masuk di perubahan anggaran keuangan (PAK) 2020.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Batu Kamim Utomo mengatakan, tujuan dari ADM ini untuk mempermudah masyarakat dalam pelayanan  administrasi. “Dan juga agar masyarakat lebih efisiensi ketika sedang mengurus administrasi,” ucap Kamim

Lantaran, dia menjelaskan, ADM ini berfungsi untuk mencetak segala administrasi layanan kependudukan. Seperti E-KTP, Kartu keluarga, Akte Kelahiran, Akte kematian. “Nanti kami akan memberikan barcode nya, kemudian warga bisa lansung mencetaknya di ADM terdekat,” papar dia.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan nantinya akan ada 3 ADM di Kota Batu. Sehingga, dalam 1 Kecamatan masing masing memiliki satu ADM. Sedangkan biaya per 1 unitnya diestimasi membutuhkan sekitar Rp. 180 juta. “Jadi, 3 Unit hanya butuh sekitar Rp. 540 juta, dan sudah disetujui masuk di PAK,” terang Kamim.

Karena masih nunggu PAK, untuk saat ini pihaknya mulai gencar lakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Batu. Bagaimana cara menggunakan ADM, karena menurut Laki laki asal Malang itu, percuma punya alat canggih dan modern jika warganya tidak bisa mengoperasikannya. “Kan masih ada tuh sebagian warga yang gagap tekhnologi (gaptek), jadi perlu di kasih tau,” ungkapnya.

Hal ini menurut dia, dalam rangka mengikuti jaman yang eranya sudah era tekhnologi dan digitalisasi. “Jadi, baik pemerintahannya ataupun masyarakatnya tidak boleh ketinggalan,” ucap dia.

Ia berharap, dengan adanya ADM ini bisa memanfaatkan sebaik baiknya. Karena ini milik bersama dan untuk kepentingan bersama, maka semua juga turut aktif menjaga fasilitas tersebut.

Pewarta : Ulfa Afrian
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro