Demokrat Kembali Buka Peluang Poros Ketiga

Demokrat Kembali Buka Peluang Poros Ketiga

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto juga tidak menampik kemunculan poros ketiga. Melihat tenggat waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden yang masih cukup waktu, Agus menuturkan masih ada kesempatan membangun koordinasi dengan partai-partai lain.

“Bisa saja dalam hal ini apabila dicapai suatu koordinasi dan kesepakatan, sehingga dapat mengusung capres dan cawapres dari poros ketiga, bisa saja. Karena memang masih memungkinkan,” ungkap Agus di kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (24/4).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, peluang terbentuknya poros ketiga masih terbuka lebar sampai batas akhir pendaftaran paslon di KPU Agustus mendatang.
(dok. RADAR MALANG ONLINE)

Lebih lanjut Agus mengatakan, wacana poros ketiga juga menguat lantaran hingga saat ini belum ada satupun partai politik yang secara resmi mendaftarkan pasangan calon yang diusung ke Komisi Pemilihan Umum RI (KPU). Meski sudah ada deklarasi dari beberapa partai politik, nyatanya hal itu dianggap belum cukup mematenkan peta pertarungan Pilpres 2019.

“Sehingga waktu inilah yang dipergunakan Partai Demokrat untuk berkoordinasi dan menguatkan struktur,” lanjut Agus.



Dia menambahkan, poros ketiga ini tidak akan terbentuk tanpa adanya kesepakatan dengan partai lain. Pasalnya Partai Demokrat hanya memperoleh suara sekitar 10 persen, sehingga harus mencari minimal 10 persen lagi sebagai syarat ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold).

“Yang 10 persen lagi harus mencari tambahan, di antaranya bisa saja dari PKS, PPP, PAN atau bisa juga dari PKB. Sekarang ini memang sedang full coordination, sehingga semuanya memang harus diputuskan secara prudent dan mantap,” pungkasnya.


(sat/JPC)