Demo Beringas, Sat Sabhara Siapkan Tim Negosiator

MALANG KOTA – Aksi saling dorong terjadi antara petugas polisi wanita (polwan) dengan massa aksi di halaman Polresta Malang Kota kemarin (14/2). Teriakan bernada hujatan terdengar hingga ke luar Mako Polresta Malang Kota. Sebanyak 175 personel Satuaan Samapta Bhayangkara (Sat Sabhara) Polresta Malang Kota berusaha keras mempertahankan formasi pengamanan meski massa terlihat makin beringas.

Tapi, tunggu dulu. Aksi tersebut ternyata hanya simulasi pasukan pengendali masyarakat (dalmas). Latihan digelar agar anggota kepolisian selalu sigap di saat ada kejadian di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, latihan tersebut sebagai peningkatan kinerja para jajaran kepolisian di Resort Malang Kota.

”Ada 175 anggota Polresta Malang Kota dan Polsek Jajaran, 35 orang di antaranya merupakan polwan. Ini dalam rangka giat pembinaan kemampuan tentang penanganan aksi massa yang membuat kerusuhan,” kata Kasat Sabhara Polresta Malang Kota Kompol Suko Wahyudi.

Dia menambahkan, dalam pelatihan itu, para personel digembleng dengan beberapa materi, seperti drill dasar, sikap pokok, dan siaga dorong. Kemudian bagaimana membuat pagar betis dengan sikap tangan berkait, sikap memegang tali dalmas, bagaimana aplikasi kompi dorong maupun materi K-9.

”Namun, yang lebih kami tekankan adalah bagaimana dalam negosiasi. Kami berikan materi menjadi negosiator yang baik. Karena dalam suatu aksi massa personel khusus ini sangat dibutuhkan untuk meredam suasana, ada tim mediator khusus,” bebernya.

Selain itu, Suko melanjutkan, dirinya juga menekankan supaya petugas kepolisian di Polresta Malang Kota harus lebih tangguh lagi. ”Karena Kota Malang saat ini sudah berkembang. Tindak kejahatan pun semakin kompleks,” tutupnya.

Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyuunting : Ahmad Yani