Dance-Suporter Adu Gengsi

MALANG KOTA – Perhelatan Junio JRBL Malang Series 2018 pada 3–10 Februari mendatang hampir dipastikan seru, bukan hanya tim basket siap all-out. Tapi, keberadaan tim dance dan suporternya juga akan menambah panas venue pertandingan, yakni di GOR Bima Sakti, Sukun, Kota Malang.

Ya, di samping basket, kompetisi Junio JRBL juga mengadu kreativitas siswa dalam menampilkan gerakan dance. Tim dance dan tim basket memang tidak bisa dipisahkan. Apalagi, mengingat dalam kompetisi Junio JRBL mengharuskan tim dance untuk mendampingi tim basket yang akan berlaga.

Ketentuan bagi tim dance dalam kompetisi ini adalah kewajiban  untuk mengirimkan minimal delapan personel dan maksimal 12 personel. Satu hal yang harus diperhatikan saat kompetisi berlangsung adalah memastikan jumlah anggota yang hadir minimal berjumlah delapan orang.

”Jika saat pertandingan jumlah anggota tim dance kurang dari 8 orang, panitia Junio JRBL akan memberikan sanksi,” kata perwakilan PT DBL Indonesia Ryan Mirza.

Ryan menjelaskan bahwa di samping kewajibannya untuk mendampingi tim basket bertanding, tim dance dari masing-masing sekolah  juga berlomba meraih gelar juara.



”Nanti kami akan memilih best five dance, kemudian dipilih juara I, II, dan III,” imbuh Ryan. Untuk menentukan pemenang, ada beberapa poin yang diperhatikan  saat proses penilaian.  Di antaranya, koreografi, kreativitas, power, dan kekompakan.

Aksi dari tim basket dan tim dance saat berlaga di arena tidak lengkap tanpa adanya pendukung. Oleh karena itu, masing-masing sekolah  akan mengirimkan siswanya untuk menjadi suporter dan  memberikan semangat kepada tim sekolahnya. Lagi-lagi, kompetisi Junio JRBL akan menguji sejauh mana kreativitas dan kekompakan siswa saat memberikan dukungan. Bukan tanpa alasan, di akhir kompetisi panitia akan menentukan suporter mana saja yang memiliki chant (nyanyian) dan chore (gerakan) terbaik.

”Kami akan memilih juara I, II, dan III  dengan chant yang paling menarik dan tiga juara lain yang memiliki chore paling kompak. Jadi, nanti akan ada enam sekolah yang mendapat gelar best supporter,” ujar Ryan.

Pewarta: Nda
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati