Cuaca Laut Tak Stabil, Stok Tuna Menipis

TERIMBAS CUACA: Bangunan cold storage di Kecamatan Turen belum berfungsi maksimal. Minimnya stok ikan tuna menjadi salah satu penyebabnya.

TUREN – Dikenal dengan produksi tunanya, Kabupaten Malang menjadi salah satu harapan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk memenuhi targetnya. Yakni menjadikan Indonesia sebagai negara eksportir tuna terbesar di dunia. Secara khusus, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Endang Retnowati memastikan bila pihaknya juga mendukung penuh target tersebut.

”Salah satu komoditas unggulan di kabupaten, terutama di wilayah perairan Pantai Sendang Biru adalah tuna. Karena itu sekarang kami sedang berupaya untuk meningkatkan pendampingan pada para nelayan,” kata Atik, sapaan akrabnya. Selain di-plot untuk memenuhi kebutuhan ekspor, pemkab juga harus mencukupi kebutuhan konsumsi untuk program gemar ikan.

”Pendampingan pada nelayan terus kami pantau, terutama dalam hal mutu hasil tangkap. Karena untuk komoditas ekspor bukan hanya beratnya saja yang diperhitungkan,” jelas Atik.

Sesuai dengan ketentuan jenis tuna yang masuk kategori ekspor, minimal harus memiliki berat 50 kilogram. Dari segi fisik, tuna ekspor harus minim cacat fisik. Baik luka terbuka maupun pecah perut. Itu diwajibkan untuk menghindari risiko pembusukan saat proses distribusi.

Untuk bulan-bulan ini, Atik mengakui bila stok tuna yang dimiliki Kabupaten Malang hampir kosong. ”Ya, beberapa bulan belakangan ini, baik dari perairan selatan maupun utara memang turun hasil tangkapannya. Makanya cold storage kami juga kurang isinya,” bebernya.

Pantauan koran ini di Cold Storage Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen, kemarin (22/4), persediaan ikan tuna bahkan tidak ada sama sekali.

”Kalau tuna sekarang sedang kosong, adanya cakalang dan tongkol,” kata Mahmud Zaini, kepala Gudang Cold Storage Turen. Turunnya produktivitas nelayan tersebut disebabkan karena faktor cuaca di laut yang belum stabil. Akibatnya, dari kapasitas 100 ton di cold storage Turen, saat ini hanya menyimpan 5 ton ikan saja. Ikan-ikan tersebut rencananya akan didistribusikan ke Surabaya dan Muncar, Banyuwangi.

Pewarta: Farik Fajarwati
Penyunting: Amalia Safitri
Penyunting: Bayu Mulya
Foto: Farik Fajarwati