Cuaca Buruk, Alihkan Rafting ke Wahana Edukasi

BUMIAJI – Bencana alam yang melanda Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Sabtu malam (19/10), juga dirasakan dampaknya oleh beberapa pengelola wisata. Seperti yang dialami pengelola wisata Kaliwatu Group.

Manajer Kaliwatu Group Darmawan R Putra menyatakan, pihaknya harus menghentikan operasional beberapa wahana. Di antaranya, rafting dan outbound yang mengusung konsep bermain di ketinggian, seperti flying fox.

”Kami akan buka kembali saat kondisi sudah aman bagi wisatawan. Ini untuk menjaga keamanan bersama,” kata Manajer Kaliwatu Group Darmawan R Putra, kemarin.

Menurut dia, pihaknya mengganti wahana tersebut dengan tempat wisata di dataran rendah. Misalnya, wisata petik stroberi dan wisata bercocok tanam. ”Sementara kami alihkan ke wisata berbasis edukasi,” terangnya.

Dia menambahkan, kondisi tersebut tidak mengurangi jumlah kunjungan wisatawan. Karena rata-rata tiap harinya masih ada 300–400 orang. ”Kalau jumlah kunjungan relatif stabil,” imbuhnya.

Pihaknya juga berharap agar kondisi Kota Batu kembali stabil pasca bencana tersebut. Sehingga, aktivitas warga dan tempat wisata bisa kembali normal lagi.

”Bencana ini memang musibah, tapi dampak positifnya bisa mempersatukan semuanya,” terang dia.

Pewarta : nr3
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Imam Nasrodin