Cuaca Berkabut, Waterbombing Kebakaran Gunung Arjuno Ditunda

MALANG – Setelah sempat tertunda kemarin, (15/10) operasi pemadaman kebakaran kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, wilayah Gunung Arjuno dan Welirang yang rencananya dilanjutkan hari ini, Rabu (16/10) harus tertunda lagi.

Awalnya, Water bombing menggunakan helikopter yang rencananya diterbangkan di Landasan Udara (Lanud) TNI AU, Abdul Rachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pukul 07.00 WIB pagi terpantau radarmalang.id tak kunjung take off. Hingga siang tadi pukul 14.56 WIB, helikopter berjenis MI8-MTV itu tak kunjung diterbangkan.

“Harusnya mulai sejak pagi tadi, tapi karena cuaca berkabut, harus kami tunda sampai cuaca cerah,” tutur Kepala Dinas Operasional (Kadisop) Kolonel PNB Erwin Sugiandi, Rabu, (16/10).

Namun sayang, hingga sore, cuaca juga tak menunjukkan tanda-tanda baik. Erwin pun menyampaikan operasi pemadaman kebakaran hutan bakal dilanjutkan esok hari.

Menurutnya, penanggulangan kebakaran hutan di Gunung itu memerlukan jarak pandang yang jelas. “Supaya pilot bisa menjatuhkan air di titik api yang dituju,” tukas Erwin.

Tim hanya berharap cuaca di sekitar Gunung Arjuno mendukung esok hari agar tim gabungan yang siaga di Lanud Abdulrachman Saleh bisa memadamkan api seluruhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, titik api kembali muncul di wilayah Curah Sriti, Blok Pusuk Lembu, Desa Toyomarto, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Tim gabungan operasi pemadaman kebakaran Gunung Arjuno seperti Lanud TNI AU Abdul Rahman Saleh, Tahura R Soerjo, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kota Batu, hingga Perum Jasa Tirta Bendungan Selorejo terus bersiaga di lokasi.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia