Cipta Menu Kudapan ala Dinkes

KEPANJEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang memiliki cara khusus untuk menekan peredaran makanan berbahaya di lingkungan sekolah. Dikemas melalui lomba cipta menu kudapan (makanan ringan) anak sekolah, pola hidup sehat turut mereka kampanyekan. Lomba yang bertempat di aula gedung unit pelaksana teknis (UPT) pelatihan teknis perikanan budi daya, pengolahan produk kelautan dan perikanan itu menunjuk dua bahan utama. Yakni, buah dan sayur.

”Ini merupakan event kali pertama yang kami buat,” terang Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Dinkes Kabupaten Gunawan Djoko Untoro. Total ada 39 peserta yang mengikuti lomba itu. Mereka berasal dari anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan beberapa puskesmas di wilayah Kabupaten Malang. Kepala Dinkes Kabupaten Malang dr Abdurrachman MKes berharap, lomba itu bisa membiasakan orang tua untuk menyediakan bekal sehat bagi anak-anaknya.

”Karena biasanya (jajanan) yang berbahaya itu dijual di luar gerbang sekolah,” kata dia. Dari pantauannya selama ini, jajanan yang mengandung minyaklah yang paling membahayakan. ”Idealnya, penggunaan minyak untuk menggoreng makanan seharusnya hanya sekali, tapi mereka (penjual) biasanya takut rugi. Akhirnya menggunakan minyak lebih dari sekali, padahal itu berbahaya,” sambung Gus Dur–sapaan akrabnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Jajuk Sulistyowati turut hadir dalam acara tersebut. Dia pun mengapresiasi keaktifan anggotanya mengikuti lomba. ”Daripada harus memberi uang saku anak-anak untuk jajan sembarangan, mending dibikinkan bekal yang bergizi,” kata dia. Dari pantauan koran ini, peserta sukses menghadirkan beberapa menu kudapan. Ada yang menghadirkan menu kue, puding, dan risoles. Semuanya dibuat dari bahan buah dan sayur.

 

Pewarta: Silvi
Penyunting: Bayu Mulya
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Miftakhul Huda