Cinta Segitiga Berujung Maut, Pria Selingkuhan Tewas Ditusuk Suami Sah

JawaPos.com – Teka-teki tewasnya Bunto Tanojo, 44, pada Rabu (21/8) akhirnya terjawab. Ini terungkap setelah pelakunya, Andreas Kurniawan, 36, menceritakan kronologi kejadian dan alasannya melakukan penusukan.

Penusukan terjadi di rumah mertua Andreas, Ed di RT 02 RW 12, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari. Andreas akhirnya dibekuk jajaran Polresta Surakarta saat melarikan diri dan bersembunyi di salah satu hotel di Kota Semarang pada Kamis (22/8).

Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan, sebelum kejadian, pelaku sempat mendatangi rumah mertuanya untuk mencari sang istri. Lantaran yang dicari tidak ada, pelaku langsung mencari ke warung selat milik istrinya. Ternyata di lokasi tersebut sudah ada istri beserta korban alias Bunto.

”Pelaku diminta gabung untuk membicarakan sesuatu,” jelas Andy saat jumpa pers di Mapolresta Surakarta Jumat (23/8).



Pelaku kemudian memarkirkan mobil tak jauh dari lokasi itu. Setelah parkir, pelaku hendak menuju rumah mertua lewat pintu belakang yang juga difungsikan sebagai warung.

Pelaku tak sengaja melihat pisau di meja kasir warung. Ia lantas mengambilnya dan diselipkan di saku celana belakang.

”Saat masuk ke rumah mertuanya, pelaku melihat korban dan langsung memaki. Korban pun tak terima dan merespons cacian tersebut. Saat itu pelaku langsung menghunus pisau tersebut sekali ke arah perut korban,” jelas kapolresta.

Mertua pelaku yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha melerai. Mengetahui korban sudah terkapar, pelaku dan mertua didampingi warga sekitar melarikan korban ke Rumah Sakit Kasih Ibu.

”Setelah dari rumah sakit itu dan menyelesaikan segala administrasinya, pelaku kabur,” kata Andy.

Sementara itu, Andreas mengatakan, dia benar-benar gelap mata lantaran terlalu emosi setelah cekcok dengan korban. Usai menusuk korban, pelaku juga mengaku sempat minta maaf dan mengantar korban ke rumah sakit.

”Saya tidak sadar waktu menusuk. Istri saya selingkuh sama korban sudah enam tahun,” kata pelaku.