CIA 2019 Siapkan Generasi Z Tapaki Revolusi Industri 4.0

RADARMALANGID – Dear Z generation, welcome to early adulthood! Usia 20an jadi milestone penting untuk menentukan masa depan. Agar tak salah langkah, generasi Z tentu perlu persiapan matang. Apalagi di tengah maraknya revolusi industri 4.0, skill dan kompetensi generasi yang lahir di tahun 1996-2015 ini harus bisa bersaing.

‘Preparing Gen Z for The Future of Industrial Revolution 4.0’ pun diangkat jadi tema besar Communication In Action (CIA) 2019. Dari hall Hotel Santika Malang, annual event milik Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya tersebut sukses terselenggara Minggu (3/11) lalu.

Bagaimana acara bertajuk CIA 2019 : Z For the Golden Generation itu membantu anak muda menapaki Industri Revolusi 4.0? Berikut ulasan lengkapnya :

Kompetisi

Studi Media dan Komunikasi, Manajemen Komunikasi , dan Public Relations, yang merupakan peminatan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya dipilih menjadi 3 bidang kompetisi CIA 2019. Peserta bersaing untuk membuat infografis dengan topik ‘The Rise of Industry 4.0’ , mengkreasikan produk baru bertema ‘Mind Beyond Words’, hingga menentukan skema perusaahan untuk memaksimalkan kemampuan di bidang public relations.

Diikuti oleh berbagai universitas di Indonesia baik negeri maupun Swasta, kompetisi CIA 2019 disambut cukup baik oleh peserta. “Alasan tertarik ikut karena ada mata lomba yang benar-benar sesuai sama yang kita pelajari di kampus. Kebetulan kemarin ikut yang CODE (Communication On Design) yang relate banget sama jurusan aku yakni Manajemen Komunikasi,” ungkap Andini Rachmabuana, peserta asal Uniservitas Padjajaran, Bandung.


Seminar Nasional

Merupakan acara puncak dari gelaran CIA 2019, 3 tokoh inspiratif dihadirkan untuk membahas tema besar acara. Diantaranya ada Marco Ivanos, Aulion, dan Ernanda Putra. “Untuk pemilihan pembicara sendiri tentu kami sesuaikan dengan tujuan awal dari konsep tema yang dirancang,” ungkap Athaya Arya Belvandra, ketua pelaksana CIA 2019.

Marco Ivanos yang dikenal punya persona baik di sosial media hadir sebagai representasi influencer yang hype di kalangan generasi Z. Selanjutnya, ada content creator Aulion. “Kami lihat Industri Kreatif saat ini sangat digandrungi Gen Z dan merupakan salah satu sektor yang sedang diangkat popularitasnya. Aulion merupakan salah satu Creative Content Creator yang karyanya telah diakui oleh masyarakat Indonesia,” jelas Athaya.
Pemilik saluran podcast Makna Talk dan agensi kreatif Makna Creative, Ernanda Putra, didapuk menjadi pembicara terakhir. Athaya mengungkapkan jika Ernanda adalah sosok pengusaha start up yang sukses dan sangat berkembang. “Harapannta, Gen Z akan tergugah untuk memulai usahanya sendiri dan membuka lapangan pekerjaan baru.

Sepanjang sesi seminar. Marco, Aulion, dan Ernanda membagikan tips dan pesan menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang memaksimalkan peran teknologi. Misalnya, mengasah soft dan hard skill sekaligus, explore hal diluar zona nyaman, dan terus berinovasi dan berkarya.

Personaliti speaker yang menyenangkan berpadu tingginya antusiasme dari ratusan peserta yang memenuhi venue, suasana seminar pun makin meriah.”Speaker dan moderator bisa nge-blend gitug, bikin suasana asik! Penontonnya juga ikut kebawa suasana jadi acaranya makin seru,” ujar Anggi, salah peserta Seminar Nasional 4.0.

Penulis : Zhavirra Noor Rivdha
Foto : Haekal Ammarasyad
Penyunting: Fia