Chef Profesional: Radar Malang Award Ampuh Perkuat Branding Usaha Kuliner

Salah satu juri melakukan interview di Go Kopi, salah satu nominator Radar Malang Award

KOTA MALANG – Penjurian brand kuliner dalam event BRI-Radar Malang Awards (RMA) 2019 akhirnya usai dilakukan pada, Sabtu, (9/2) minggu lalu. Dalam prosesnya, ajang tahunan Jawa Pos Radar Malang ini, juri benar-benar menilai dan memberikan catatan bagi brand-brand besar kuliner di Malang Raya yang bersaing dalam ajang ini.

Para vendor pun berlomba memperebutkan hati para juri yang dibagi dalam empat tim dan disebar di penjuru Malang Raya. Untuk juri kategori kuliner, deretan chef profesional ikut ambil bagian. Chef Samrodin, Executive Chef dari Swiss Bell Inn Hotel, dan Pamungkas Suparno, Executive Chef dari eL Hotel Kartika Wijaya Batu jadi salah satu juri dalam event tahun 2019 kali ini.

“Saya rasa ini bagus untuk meningkatkan branding kuliner-kuliner di Malang Raya, dengan adanya motornya yaitu Radar Malang, siapa tahu ke depan acara ini bisa jadi salah satu satu ikon Awards Kuliner di Malang,” sebut Chef Pamungkas.

Ada juga Chef Edi dari bagian Kitchen Ollino Garden Hotel Kota Malang. Ia juga memiliki pendapat serupa yakni acara ini diakuinya bisa meningkatkan kualitas kuliner di Kota Malang.

Di akhir, ada Chef Swiza Aqsharayaz yang rupanya kini juga punya usaha sendiri bernama Tenong Catering & Radio Cafe.
Usahanya sendiri berada di Surabaya dan Tulungagung.



“Saya baru tahun ini dipercaya menjuri di Radar Malang Awards, tapi dari yang saya tahu di Jakarta, ataupun di Bali belum ada media yang membuat acara semacam ini, mungkin hanya Michellin Star yang jadi patokan kuliner di luar negeri,” kata Chef dengan basic makanan western ini.

Kesemua chef diatas tergabung dalam Indonesian Chef Association (ICA) Badan Pengurus Cabang (BPC) Malang Raya yang tentu keempatnya tidak perlu diragukan lagi integritas dan pengalamnnya di bidang kuliner.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting : Fia