Chandra Asri Dapat Tax Holiday Dari Kemenkeu untuk Kompleks Kedua

JawaPos.com – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk telah menerima persetujuan dari Kementerian Keuangan mengenai perolehan Tax Holiday untuk pengembangan kompleks petrokimia kedua, PT Chandra Asri Perkasa. Tax Holiday tersebut meliputi pembayaran Pajak Penghasilan Badan Chandra Asri Perkasa pada 20 tahun pertama beroperasi sebesar 100 persen, serta 2 tahun berikutnya sebesar 50 persen.

Tax Holiday yang diberikan kepada perusahaan merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong investasi di Indonesia dan memacu pertumbuhan ekonomi. “Kebijakan ini tidak hanya akan membantu para pelaku bisnis seperti Chandra Asri dalam mengamankan investasi yang dibutuhkan, tetapi juga menandakan komitmen Indonesia untuk menarik investor,” kata Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra, Selasa (21/1).

Investasi kompleks petrokimia kedua ini diproyeksikan antara 4-5 milyar USD dan dijadwalkan rampung pada tahun 2024. Proyek ini diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja hingga 25.000 orang saat puncak pekerjaan konstruksi. Menurutnya, saat ini Indonesia merupakan net importir produk petrokimia dengan lebih dari 50 persen Olefins dan Polyolefins yang telah diimpor.

Beroperasinya Chandra Asri Perkasa nanti akan membantu mengurangi impor produk petrokimia Indonesia, meningkatkan perekonomian hilir dalam negeri, serta meningkatkan neraca pembayaran negara.

“Kompleks petrokimia kedua Chandra Asri ini akan melipatgandakan kapasitas produksi kami saat ini, dari empat juta ton per tahun, menjadi delapan juta ton per tahun dengan diversifikasi produk mulai dari Polyethylene, Polypropylene, aromatics (Benzene, Toluene, and Xylene), Mixed C4 dan Py-Gas,” ujar Erwin.

Erwin juga menjelaskan, produk-produk tersebut pada akhirnya digunakan untuk memproduksi kemasan, pipa, kabel, kendaraan, dan barang-barang rumah tangga konsumen; dan ditujukan untuk memenuhi permintaan domestik yang terus meningkat.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Romys Binekasri