Cetak Generasi Emas, Mantapkan Mental Disiplin-Spiritualitas

KEPANJEN – Upaya SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen mencetak generasi emas di era revolusi industri 4.0 perlu diacungi jempol.

Hal itu tampak dari masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) 625 siswa baru di delapan jurusan. Selama sembilan hari, ratusan new comers tersebut digembleng dengan kedisiplinan sekaligus pemantapan spiritual.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Drs Maryanto MM menyatakan, pembentukan karakter disiplin dan religius tersebut dilakukan karena pihaknya bertekad mencetak sumber daya manusia (SDM) andal.

”Karenanya, hal itu harus diawali dengan komitmen bersama untuk menjadi bagian terbaik dan siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0,” tegas Maryanto dalam upacara pembukaan MPLS tahun ajaran 2019/2020, Senin (15/7) siang.

Untuk mewujudkan misi tersebut, selama sembilan hari MPLS, pihaknya menggandeng dua instansi. Yakni Polsek Kepanjen dan Yon Zipur 5 Kepanjen.



Jajaran Polsek Kepanjen memberikan materi seputar pentingnya tata tertib berlalu lintas serta larangan penggunaan narkoba dari mata hukum.

Sedangkan Yon Zipur 5 menggembleng mental dan kedisiplinan siswa. ”MPLS ini dibagi menjadi dua sesi. Enam hari di sekolah dan tiga hari di lingkungan Yon Zipur 5,” terangnya.

Tak hanya itu, untuk kali pertama juga, rangkaian MPLS dilengkapi dengan  sosialisasi safety riding yang dilakukan oleh instruktur MPM terbaik dan bersertifikat internasional.

Galih Agus Setiyono SPd, ketua panitia MPLS SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, menambahkan, rangkaian MPLS ini juga diwarnai dengan bakti sosial (baksos) untuk lingkungan sekitar sekolah.

”Ada 180 paket sembako dari sumbangan siswa-siswi baru yang akan kami bagikan usai acara. Selain bagi sembako, juga ada bersih-bersih lingkungan sekitar,” tandas guru bahasa Indonesia itu.

Hal itu dilakukan sekaligus untuk mengenalkan lingkungan serta program SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen yang telah menggandeng sekitar 200 industri.

Pewarta : Ren
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Nenny Fitrin