Cerita Keseruan Pemudik ke Anies saat Naik Kapal KM Dobonsolo

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melanjutkan perjalannya untuk meninjau arus mudik di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Sabtu (1/6). Di sini dia meninjau pemudik yang akan berangkat menggunakan KM Dobonsolo jurusan pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah.

Sebelum memasuki pelabuhan, Anies sempat berbincang dengan Suratno, salah satu pemudik tujuan Semarang. Suratno menceritakan alasannya ikut mudik gratis menggunakan kapal karena dia membawa kendaraan roda dua. Sehingga akan lebih mudah menaiki kapal dibanding harus menempuh jalur darat dengan jarak yang jauh.

“Karena saya bawa motor (jadi naik kapal). Nanti pulangnya naik kapal lagi. Tiap tahun pulang kampung tapi baru 3 tahun ini naik kapal,” kata Suratno.

Menurut dia, mudik dengan kapal memiliki keunggulan lebih. Selain bisa membawa kendaraan bermotor, juga bisa terhindar dari kemacetan. “Enak pak gratis, kita tinggal naik, masuk, tidur, terus sampai,” sambung Suratno.



Ceplis, pemudik lain tujuan Purwodadi juga merasakan hal sama. Memang dibutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk perjalanan Jakarta-Semarang menggunakan jalur laut. Namun, dia lebih menikmati menggunakan kapal dibanding melalui jalur darat. Sesampainya di Semarang dia hanya butuh waktu sekitar 2 jam perjalan sebelum tiba di kampung halamannya.

“Udah sering (mudik pakai kapal). Tiap ada kapal pasti naik kapal. Ini paling berangkat jam 6 (18.00 WIB, red), jam 7 pagi sudah sampai,” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot saat meninjau Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)

Setelah itu, Anies beserta rombongan kemudian berjalan ke dalam KM Dobonsolo. Dia sempat menemui penumpang di dek 4 kelas ekonomi. Dia meninjau bagaimana proses pelayanan dan fasilitas yang diterima pemudik.

Setelah berkeliling, Anies merasa senang banyak orang yang memilih mudik menggunakan kapal. “Dari pada mudik dengan kendaraan bermotor, kalau mengunakan kapal motornya juga bisa dibawa bersamaan. Di sini ada fasilitas go show artinya tidak perlu daftar dulu, langsung bisa go,” katanya.

Tidak adanya sistem reservasi tentu akan lebih memudahkan pemudik. Selain itu, di program mudik gratis ini juga para penumpang disediakan hidangan buka puasa dan sahur.

“Kita temukan pelayanan yang baik kita senang sekali mudah-mudahan banyak yang menggunakan,” pungkas Anies.

Selesai di pelabuhan Tanjung Priok, Anies kemudian melanjutkan pantauan arus mudiknya ke wilayah Cikampek. Dia menaiki helikopter bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan