Cegah Teroris, Sandiaga Minta Penghuni dan Tamu Kos-kosan Wajib Lapor

Cegah Teroris, Sandiaga Minta Penghuni dan Tamu Kos-kosan Wajib Lapor

RADAR MALANG ONLINE – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan surat seruan untuk seluruh elemen masyarakat supaya meningkatkan kewaspadaan di lingkungannya. Hal tersebut pasca aksi terorisme yang belakangan ini marak terjadi di beberapa wilayah Indonesia, bahkan Jakarta sendiri sempat ditetapkan dalam kondisi siaga 1.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, tak hanya kepada pengurus RT dan RW, para pengusaha kontrakan ataupun kos-kosan juga diminta untuk memperketat pengamanannya. Baik penghuni maupun tamu yang berkunjung lebih dari 1×24 jam dipastikan harus melapor.

“Untuk kos sangat-sangat diperlukan bantuan dari masyarakat jadi seperti peraturan 1×24 jam tinggal baik kos maupun tempat yang ada, Pak RT dan RW itu harus wajib lapor,” ujar Sandi di Balai Kota, Kamis (17/5).

Politikus Partai Gerindra itu menyatakan kekhawatirannya terhadap warga yang baru pulang dari Suriah. Sandi meminta aparat lingkungan memberikan perhatian khusus terhadap mereka. 

“Data-data yang paling kita tunggu juga yaitu warga yang baru pulang dari Suriah. Itu dipastikan harus diberikan perhatian khusus tanpa mendiskriminasi tapi dilihat dari propensity terhadap kegiatan teror kita harus pastikan bahwa data data tersebut terolah teranalisa. Sehingga kita ada pola predictive policy,” tuturnya. 

Namun, dia berharap masyarakat tetap bersikap baik dan tenang ketika mendata warganya supaya tidak menimbulkan gesekan. “Di sinilah leadership dari pamong, Pak Lurah kerjasama dengan LMK dan aparat RW dan RW. Di sini kita harap leadership kepemimpinan mereka yang mengayomi jangan menghadirkan satu gesekan baru tapi justru kita saling mewaspadai,” papar Sandi.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta RT dan RW supaya meningkatkan kewaspadaan sekaligus memantau kondisi juga situasi lingkungan masing-masing. Hal itu disebabkan tidak sedikit aksi kejahatan seperti teroris berada di lingkungan yang sebenarnya sangat dekat dengan warga dan membahayakan.

“Kita ingin Jakarta aman karena itu kita minta kepada semua terutama yang di level paling dekat dengan masyarakat untuk memantau situasi kondisi,” ujar Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu

(yes/JPC)