Cegah Hacking dan Phising, Fitur Email dari Instagram Diluncurkan

JawaPos.com – Instagram baru saja meluncurkan sebuah fitur keamanan teranyar bernama Email dari Instagram. Fitur ini diklaim sebagai upaya Instagram dalam mengurangi peretasan (hacking) dan penipuan (phising) akun penggunanya.

Fitur baru Email dari Instagram membantu pengguna memastikan apakah surat elektronik yang mereka terima adalah resmi dari tim Instagram, atau email palsu yang mengatasnamakan Instagram. “Hacking dan phishing adalah perilaku yang sudah ada sejak lama. Namun, sekarang ini para pelaku kejahatan semakin pintar dalam membuat email palsu yang mengatasnamakan Instagram,” jelas juru bicara Instagram dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Rabu (9/10).

Lebih lanjut, platform media sosial (medsos) berbagi foto dan video itu menyebut bahwa banyak penggunanya yang tertipu tindakan hacking dan phising. Hal ini dikarenakan semakin sulit membedakan email yang resmi dari Instagram dan email palsu. “Melalui fitur ini, kami ingin memberi kemudahan bagi pengguna untuk memastikan validitas setiap email terkait akun Instagram mereka secara langsung dari layanan Instagram, baik di perangkat mobile maupun desktop,” terang pihak Instagram.

Adapun jika pengguna menerima email dari Instagram, mereka dapat memastikan validitas email yang mereka terima melalui beberapa langkah berikut.



Via aplikasi Instagram, tekan simbol tiga titik (…), pilih Pengaturan, lalu tekan Keamanan, dan pilih Email dari Instagram. Sementara kalau via mobile web, tekan simbol tiga titik (…), kemudian tekan Opsi, lalu pilih Email dari Instagram. Terakhir jika via desktop, tekan simbol tiga titik (…), lalu pilih Pengaturan, dan tekan Email dari Instagram.

Setelah menemukan fitur Email dari Instagram, pengguna akan melihat dua buah tab, antara lain, tab Keamanan yang berisi daftar email resmi yang dikirim oleh Instagram terkait keamanan akun dan aktivitas login dalam 14 hari terakhir. Kemudian tab Lainnya yang berisi daftar email lainnya di luar email keamanan akun yang dikirim oleh Instagram dalam 14 hari terakhir.

Instagram juga mengimbau para pengguna untuk lebih berhati-hati sebelum mengklik tautan (link) yang dikirim oleh email yang mengatasnamakan Instagram. Namun, apabila secara tidak sengaja mengklik link yang mencurigakan dan akun diretas, pengguna bisa mengambil alih kembali akun mereka melalui beberapa langkah. Salah satunya dengan mengakses help.instagram.com.

“Instagram memahami bahwa hacking dan phishing adalah pengalaman yang meresahkan dan tidak menyenangkan. Email dari Instagram merupakan bagian dari kelanjutan komitmen Instagram untuk terus menghadirkan fitur-fitur yang dapat membantu menjaga keamanan pengguna, sehingga mereka memiliki pengalaman yang positif saat mengakses Instagram,” tandas pihak Instagram.