Cari Kamar RS, Cukup Klik di HP

MALANG KOTA – Warga yang butuh layanan kamar rumah sakit di Kota Malang, nantinya tidak perlu repot-repot lagi. Karena cukup klik lewat aplikasi di handphone, akan diketahui di mana ada kamar rumah sakit yang kosong. Sehingga pasien tidak sampai telantar di rumah sakit gara-gara kamarnya penuh.

Sistem aplikasi ini sedang dijajaki Dinas Kesehatan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr dr Asih Tri Rachmi MM menyatakan, pihaknya masih mematangkan sistem tersebut (aplikasi layanan kamar rumah sakit). ”Kami juga koordinasi dengan diskominfo selaku pengembang aplikasinya,” kata dokter alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) ini.

Menurut dia, sistem tersebut nantinya juga bakal mengatur alur rujukan bagi pasien. Mulai dari tingkat puskesmas, rumah sakit D, C, dan B. Sehingga pasien tidak terlalu bingung harus ke mana menentukan rumah sakit rujukan. ”Terutama untuk layanan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),” ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya berharap, pada tahun 2020 mendatang sistem tersebut sudah bisa diterapkan. Sedangkan tahun ini pihaknya masih proses menyiapkan sistemnya. ”Harapannya tahun depan bisa jalan. Sistemnya kami siapkan mulai sekarang,” tambah pejabat eselon II Pemkot Malang ini.

Lebih lanjut, pihaknya juga bakal melakukan pendataan semua rumah sakit di Kota Malang. Terutama rumah sakit yang sudah melakukan layanan BPJS. Perlu diketahui, jumlah rumah sakit di Kota Malang ada sekitar 25 rumah sakit. ”Kami akan lakukan pendataan rumah sakit yang memenuhi persyaratan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang Zulkifli Amrizal menyatakan, tahun depan layanan Kota Malang memang diharapkan bisa dengan sistem digital. Termasuk layanan di semua organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga, layanan nantinya bisa terpantau dan terintegrasi di sistem Smart City Ngalam Command Center (NCC). ”Harapan kami memang seperti itu. Tahun ini kami matangkan sistem dan sosialisasi ke OPD,” terang pria yang biasa disapa Bang Zoel ini.

Pewarta               : Imam Nasrodin
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Abdul Muntholib