Cara SD Juara Motivasi Anak Didik Pelajari Alquran

Cara SD Juara Motivasi Anak Didik Pelajari Alquran

Kegitan yang diikuti oleh 29 peserta ini, dilaksanakan selama dua hari yang berakhir pada Jumat (16/2) hari ini. Kegiatan yang melibatkan siswa siswi kelas 1 dan 2 SD Juara Batam binaan Rumah Zakat (RZ) ini, dikemas dengan menyenangkan.

Game-game seru dilakukan. Dengan begitu, siswa siswi termotivasi mempelajari Alquran, kemudian terjadi peningkatan kualitas bacaan Alquran. Disana, mereka juga dilakukan Salat Tahajud bersama, diikuti seluruh peserta dengan antusias dan bersemangat.

Peserta dan panitia berfoto bersama seusai kegiatan perkemahan yang dilaksanakan selama dua hari di Pesantren Mizanul Ulum, Jumat (16/2).

Kegiatan itu dihadiri Agus Suprianto, Amil RZ yang memotivasi para siswa. Motivasi dilakukan dengan harapan, siswa siswi semakin cinta menunaikan Salat lima waktu dan bakti kepada orang tua semakin tumbuh menjadi tutur kata yang lembut, ringan tangan membantu orang tua.

“Ini adalah salah satu program yang sangat saya apresiasi, dan bermanfaat sekali untuk mental generasi penerus. Harus ditanamkan sejak dini,” tutur Agus seusai memberikan motivasi kepada peserta, Jumat (16/2).



Kordinator Program Tilawah Tahsin Quran (TTQ) SD Juara Batam, sekaligus Ketua Panitia Mukhoyyam Dwi Rizky Wulandari menuturkan, acara ini menjadi bagian program ketuntasan belajar Quran. Sehingga, benar-benar Alquran berada di hati peserta dan dapat diaplikasikan menjadi amal yang dapat dirasakan manfaatnya bagi lingkungannya.

Program ini juga menjadi agenda positif dan sebagai kegiatan alternative yang sarat dengan nilai-nilai akhlak, yang mejadi benteng dari kenakalan remaja dan krisis akhlak yang terus mengerus generasi bangsa akhir-akhir ini.

“Harus tumbuh menjadi kegiatan alternative dan pilihan anak-anak serta remaja Indonesia yang terus diminati,”kata Wuandari.

Lebih jauh,Wulandari menjelaskan kalau program ini menjadi program rutin yang nantinya akan diisi oleh narasumber atau motivator yang berbeda-beda. Dengan begitu, para peserta akan mendapatkan pengalaman berbeda dan berani melakukan hal-hal baru. Membuka pemahaman terhadap hal-hal yang seharusnya mereka ketahui sejak dini.


(bbi/JPC)