Cantik Luar dan Dalam dengan Spa Batangeh Khas Minang

JawaPos.com – Melimpahnya rempah-rempah di Indonesia membuat penggiat kesehatan dan kecantikan berinovasi. Dari inovasi itu, pelbagai ramuan herbal diciptakan. Salah satunya digunakan untuk perawatan kecantikan berupa metode spa. Ternyata dalam ilmu Etnowellness atau kecantikan yang berasal dari lokal, sedikitnya sudah ada 15 provinsi di Indonesia yang memiliki metode spa dari ramuan di setiap daerah.

Dimulai dari Sumatera hingga Jawa dan Bali, Kalimantan dan Sulawesi, masing-masing punya pelbagai ramuan spa yang khas. Salah satu contoh di Sumatera ada spa dari ranah Minang bernama Batangeh yang diperkenalkan oleh Gaya Spa & Wellness di Kebayoran Baru, Jakarta.

“Hampir di setiap daerah memiliki teknik pengobatan dan perawatan kecantikan khas dengan memanfaatkan tanaman yang tumbuh di wilayah masing-masing. Sesuai local wisdom daerahnya masing-masing. Salah satunya dari Minang,” kata pakar kecantikan, Retno Sri Indah Lestari.

Hingga saat ini Gaya Spa telah memiliki 15 etno wellness spa yang telah distandarisasi dan berasal dari 15 wilayah di penjuru nusantara. Salah satunya spa Batangeh, perawatan kecantikan khas dari Ranah Minang, Sumatera Barat.

Proses spa Batangeh (Gaya Spa and Wellness for JawaPos.com)



Perempuan Minang senang merawat kecantikan dan kesehatannya dengan mandi uap menggunakan Batangeh. Metode itu bermakna mandi uap menggunakan 7 macam tumbuhan yang mengandung minyak atsiri (essential oils) di antaranya daun jeruk purut, sereh wangi, kayu manis, kenanga, nilam, cengkeh, pandan wangi serta ekstrak dari dua rempah yaitu kunyit dan daun sereh.

“Indonesia adalah salah satu penghasil minyak atsiri terbesar di dunia karena memiliki bermacam jenis tumbuhan yang tumbuh subur sepanjang tahun. Setelah melalui proses penyulingan, minyak atsiri diekspor ke berbagai negara,” ungkap Retno.

Spa Batangeh kebanyakan digunakan untuk kecantikan dan perawatan organ intim kewanitaan. Calon pengantin, ibu rumah tangga, dan perempuan yang baru melahirkan biasanya memanfaatkan perawatan Batangeh untuk merawat dan membersihkan organ intim, menghilangkan bau anyir, dan mengembalikan fungsi rahim. Caranya dengan melakukan pengasapan di daerah intim.

“Batangeh untuk pembersih organ intim perempuan, sehingga menjaga keseimbangan mulai dari pranikah, dan pascamelahirkan. Perempuan remaja juga perlu dibersihkan,” papar Retno.

Setelah melalui proses penguapan, dilakukan pemijatan dan lulur di seluruh bagian tubuh untuk membersihkan kulit, mengangkat sel kulit mati dan mengobati beberapa jenis penyakit. Di antaranya penyakit rematik, sinusitis, penyakit kulit, dan lainnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani