Camat Bendungan Nilai, TMMD Bukti Secarik Primadona Bagi Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Bukan tanpa sebab, kuatnya perekonomian di desa harus bermula dari usaha mikro yang sedang sigeluti warga.

Bukan ukuran besar usaha melainkan mau tidaknya warga untuk terus berusaha meski sekecilnya. Untung laba bukan jadi hasil akhir, melainkan bagaimana warga mau mengolah masakan desa menjadi primadona.

Memang pantas bila Camat Bendungan Nur Kholiq menyebut TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebuah terobosan luar biasa dari TNI dalam pengabdiannya bersama masyarakat.

Selain berperan dalam pemerataan pembangunan ternyata TMMD dapat menghidupkan perekonomian lokal. Contohnya, Tyas Yuliana (23) warga RT. 26 RW. 08 Dusuan Nitri Desa Sumurup setiap hari kue dagangannya laris manis di beli anggota satgas TMMD yang bekerja di Desanya. Selain Tyas beberapa toko kelontong juga mendapatkan keberkahan yang sama, dagangan mereka laris dibeli oleh satgas.

Camat Bendungan, Nur Kholiq di lokasi TMMD, Minggu (21/7/2019) menuturkan, tentunya TMMD akan memberikan dampak ekonomi yang cukup luar biasa terhadap masyarakat.

Dengan terbangunnya jalan di sini tentunya akan memudahkan untuk masyarakat mengangkut hasil pertanian dari Bendungan ke Trenggalek.

“kebetulan, jalan yang dibangun ini merupakan sentra-sentra pertanian seperti kopi, cabe rawit maupun sayuran. Apalagi Bendungan sangat terkenal dengan kopinya. Rasa kopi Robusta Bendungan sangat khas,” terang Kholiq.

Jalan yang prima juga dapat merangsang masyarakat ditepi jalan untuk berjualan maupun menanam komoditas pertanian yang memiliki ekonomis tinggi, sehingga dapat mengangkat perekonomian masyarakat.(*)