Cagub Riau diminta tak langgar larangan kampanye

Cagub Riau diminta tak langgar larangan kampanye

Ilustrasi.
(Dok. RADAR MALANG ONLINE)

RADAR MALANG ONLINE – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengimbau kepada peserta Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2018. Baik pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) maupun tim pemenangan dan partai pengusung, harus mematuhi ketentuan tentang larangan kampanye. Terutama selama bulan suci Ramadan.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar-kembaga Bawaslu Riau Neil Antariksa mengatakan, setiap pasangan calom, tim kampanye maupun partai pengusung harus menjaga kesucian Ramadan. Yakni dengan mentaati aturan yang tertulis dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017, serta Peraturan Bawaslu Nomor 12 Tahun 2017.

“Seluruh pasangan calon diharapkan tidak melakukan kegiatan larangan kampanye. Seperti memasang Alat Peraga Kampanye (APK) dan membagi-bagi bahan kampanye ditempat ibadah atau masjid,” jelas Neil, Jumat (18/5).

Bawaslu Riau berharap tidak ada kegiatan yang mengarah kepada politik uang. Baik dengan menjanjikan, memberikan uang atau materi dengan imbalan secara langsung maupun tidak langsung.



Kemudian tidak ada tindakan yang mengarahkan pemilih untuk mendukung salah satu calon dengan memanfaatkan zakat, infak dan sedekah kepada anak yatim serta fakir miskin. Serta memanfaatkan bantuan kepada tempat ibadah, maupun pembagian Tunjangan Hari Raya (THR).”Apabila pasangan calon ingin menyalurkan zakat, infak dan sedekah, sebaiknya melalui lembaga resmi,” pesan Neil.

Selain itu, pasangan calon juga diingatkan agar tidak melakukan penayangan iklan kampanye. Seperti iklan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa, ucapan selamat berbuka puasa, dan ucapan selamat Idul Fitri sebelum masa penayangan iklan kampanye. Yaitu 14 hari sebelum dimulainya masa tenang.


(ica/JPC)