Cabai Pesisir Malang Tembus Pasar Ibu Kota






JawaPos.com- Kabupaten Malang punya salah satu kawasan yang bisa dibilang menjadi sentra pertanian cabai keriting. Salah satunya di Dusun Sumberblimbing, Desa Sidodadi, Kecamatan Donomulyo.





Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang Budiar Anwar menyampaikan, cabai yang ditanam di kawasan pesisir Pantai Kondang Bandung itu bahkan sudah menembus pasar luar provinsi. Antara lain Jakarta dan Bandung.







Harga jualnya juga cukup tinggi. Budiar mengatakan, 1 kg cabai dihargai Rp 27 ribu. Sebelumnya harga cabai keriting hanya berkisar di angka Rp 9 ribu. 





“Cabai keriting sedang mengalami kenaikan harga. Petani gembira karena harga jual tinggi,” kata mantan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Malang itu, Rabu (31/10).





Budiar menjelaskan, Desa Sidodadi memiliki luas lahan total untuk tanaman cabai sekitar 120 hektare. Namun sekarang ini baru bisa digunakan seluas 40 hektare.





Dari total itu, lanjutnya, termasuk lahan danau air payau. Menariknya, dari 40 hektare lahan itu, mampu memproduksi kurang lebih 15 ton per hektare. Sehingga jika ditotal, produksi cabai di kawasan  pesisir ini sekali panen mencapai 600 ton.  






Budiar mengapresiasi semangat petani dalam menanam cabai keriting tersebut. Meski kondisinya masih masuk musim kemarau.






“Masyarakat desa tersebut biasanya bertanam kelapa sawit dan tembakau. Dengan cuaca musim kemarau, dengan hasil panen yang menggembirakan, tentunya harus diapresiasi,” tegasnya.





 





(tik/JPC)