Buruh Proyek Banting Setir Jualan Sabu Sinergi Jawa Pos

“Penangkapan tersangka karena adanya informasi sering ada orang mencurigakan seperti mengambil tempelan,” terang Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan IPTU Bangkit Dananjaya pada Selasa (12/12).

Pihaknya menyatakan, saat diamankan di TKP ditemukan 50 butir ekstasi. Kemudian setelah dilakukan pengembangan ditempat tinggal sementaranya di Jalan Tukad Buaji Gang Widuri nomor 1 Denpasar ditemukan sejumlah sabu. “Awalnya ekstasi 50 biji. Lalu kami geledah di kosannya dan ditemukan sabu seberat 55 gram. Pengakuannya barang dari Lapas Kerobokan dengan inisal P. Namun tersangka hanya kenal melalui telepon,” terangnya.

Barang bukti yang diamankan diantaranya 50 butir ekstasi warna hijau dengan cetakan pada pil B-29, 6 paket sabu besar dengan berat netto total 42,98 gram, 6 paket sabu sedang dengan berat netto total 10,79 gram dan 1 paket sabu kecil dengan berat netto 0,47 gram.

“Pemgakuannya kan baru 2 bulan jadi kurir. Karena sebwlumnya sebagai tukang yang kerja di proyek. Sempat jatuh dari proyek dan akhirnya kualan sabu,” terangnya.

Selain itu pengakuan tersangka ini merupakan kali ketiga tetmrsangka mengambil sabu tersebut. Sebelumnya berat yang diambil juga berkisar 50 gram. “Tersangka menerima upah Rp 200 ribu saat mengambil barang. Lalu setelah diedarkan 5 kali tempel diupah Rp100 ribu,” terangnya.

Sabu tersebut dijual di wilayah Sanur dengan harga rata – rata Rp1 juta pergramnya. Tersangka kini disangkakan pasal 114 KUHP. 

(bx/afi/ima/yes/JPR)