BULULAWANG Leluasa membobol rumah warga sejak lima bulan terakhir, pelarian Supriyanto, 30, dan Mohammad Toha, 45, warga Desa Wajak, Kecamatan Wajak, akhirnya berakhir di tangan polisi. Aksi terakhir keduanya dilakukan dini hari kemarin (11/1). Salah satu rumah warga di Jalan Raya Diponegoro, Desa Pringu, Kecamatan Bululawang, ini menjadi sasaran mereka.

”Pelaku sempat dipergoki oleh petugas keamanan setempat. Mereka sempat berusaha kabur. Dua pelaku berhasil kami amankan, sayangnya satu pelaku berhasil lolos,” terang Kanitreskrim Polsek Bululawang Iptu Ronny Margas. Saat kejadian pencurian berlangsung, polisi memang sedang melakukan patroli di sekitar lokasi.

Dari tangan kedua tersangka, beberapa barang bukti hasil curian bisa diamankan. Seperti satu buah sepeda motor Suzuki RGR warna putih, kendaraan yang dijadikan sarana oleh pelaku. ”Kami juga mengamankan dongkrak, linggis yang digunakan pelaku. Ada juga tromol, tali tampar 10 meter, dan berbagai alat dapur,” papar Ronny.

Dari pendalaman sementara yang dilakukan pihaknya, diketahui bila keduanya memang spesialis pembobol rumah warga. Khususnya rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya. ”Mereka masuk dari celah tembok dan mencongkel rumah warga.

Totalnya ada tiga pelaku, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” tegas Ronny. Dari sepak terjang pelaku yang sudah berlangsung selama 5 bulan, diketahui juga beberapa lokasi yang sering dijadikan jujukan.

”Sejauh ini mereka mengaku hanya melakukan aksinya di Kecamatan Bululawang,” terang Ronny. ”Mereka memang sering menggasak apa saja yang ada di dalam rumah,” imbuhnya. Pasal 363 Ayat (1) KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) disangkakan pada keduanya. Supriyanto dan Toha pun kini terancam hukuman penjara selama 7 tahun.

Pewarta              : Miftahul Huda
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         :  Bayu Mulya
Foto                   :  Polsek Bululawang