Bupati Jombang Ditahan KPK, Ketua DPD Jatm Diganti Kader Golkar Ini

Bupati Jombang Ditahan KPK, Ketua DPD Jatm Diganti Kader Golkar Ini

Untuk itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, jabatan yang selama ini diemban oleh Nyono akan digantikan oleh seniornya yakni, Ketua DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jatim III, Zainuddin Amali.

“Kepada saudara Zainudin Amali diminta untuk melaksanakan jalannya organisasi Partai Golkar Provinsi Jatim dan menghantarkan kepada Musyawarah Daerah Luar Biasa (Mudaslub) Golkar Jawa Timur,” kata Lodewijk saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (6/2).

Lebih lanjut, Lodewijk menuturkan, pihaknya menganggap sosok Ketua Komisi II DPR RI itu merupakan figur yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang panjang.

Apalagi, kata Lodewijk, sebagai anggota dewan dari dapil Jawa Timur, Amali dinilai sangat menguasai masalah sosial yang ada di daerahnya.

“Pak Amali memang berkompeten serta memiliki pengalaman. Dari pengalaman beliau di sana (Jatim) penguasan geografi, demografi serta kondisi sosial yang lain,” ucapnya.

Oleh karena itu, Lodewijk mengharapkan, selama menjabat sebagai plt Ketua DPD Jatim, Amali juga dibebankan untuk dapat menstabilkan mesin politik yang ada di daerah. Sehingga nantinya akan bersiap hadapi tahun politik.

“Diharapkan mesin partai bisa berjalan normal untuk menyongsong tahun politik ini,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (03/02). Kali ini, dalam operasi senyap tersebut, Tim Satgas Penindakan KPK menangkap Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko.

Nyono diduga menerima suap dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Jombang Inna Silestyowati senilai Rp 275 juta rupiah. Saat itu suap diberikan lantaran Inna mengharapkan dapat ditetapkan sebagai Kepala Dinas Kesehatan definitif.


(aim/JPC)