Buntut Kekecewaan Tim Saber Pungli terhadap Polres Batu

KOTA BATU – Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto mengakui jika perkara OTT itu telah dilimpahkan ke Polda Jatim. Saat dihubungi di nomor telepon genggamnya, Budi menyatakan, pelimpahan dilakukan oleh pihaknya ke Polda Jatim. ”Biar lebih netral,” kata dia.

Sayangnya, ketika ditanya lebih jauh alasan pelimpahan ke Polda Jatim, Budi menyatakan tidak mau berkomentar. Dia pun buru-buru mematikan sambungan teleponnya. Saat dihubungi lagi, Budi kembali menyatakan no comment.

Terpisah, Kuasa Hukum PT Gunadharma Anugerah Jaya Arif Fatoni SH menyatakan jika kliennya, Didik Sugiarto, pimpinan proyek itu sudah dimintai keterangan penyidik Polda Jatim. ”Dua hari ini, kemarin (Senin, Red) dan tadi pagi (Selasa, Red) sudah dimintai klarifikasi oleh tim polda,” kata Arif.

Dia menyebutkan, mendampingi saksi korban yang sebelumnya juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Batu. Arif menyatakan, yang disampaikan kepada penyidik polda seperti halnya yang sudah disampaikan kepada penyidik di Polres Batu. Di antaranya, kronologi penyerahan uang pungli kepada terduga Yayan.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim Kombespol Widodo menambahkan jika pengambilalihan perkara OTT di Kota Batu itu untuk memudahkan penanganan saja. Pengambilalihan itu juga atas permintaan dari institusi lebih atas (Mabes Polri). ”Biar lebih leluasa saja penanganannya,” tandas Widodo.

Ketika ditanya apakah ini bentuk ketidakpercayaan terhadap Polres Batu, Widodo enggan memberikan jawaban tegas. ”Yang jelas tadi (kemarin) dari Tim Saber Pungli dan Polres Batu sudah ikut gelar perkara di polda. Jadi, ini sudah kami tangani. Hasilnya apa, ya tunggu saja,” tandas Widodo.

Pewarta: Ahmad Yahya
Penyunting: Abdul Muntholib
Copy Editor: Dwi Lindawati
Grafis: Yudho Asmoro