Bunda, Simak Nih 10 Minuman yang Bisa Genjot Produksi ASI

Ilustrasi: Ibu menyusui
(Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com – Bayi memiliki pencernaan yang halus dan sensitif. Karena itu bayi baru lahir hingga usia 6 bulan paling tepat diberikan ASI tanpa disertai makanan apapun. Barulah setelah enam bulan, bunda bisa menambahkan Makanan Pendamping (MP) ASI kepada buah hati. Ada baiknya pula masa bunda menyusui dilakukan selama dua tahun.

Dengan tekad dan dukungan berbagai faktor, seorang ibu pasti bisa memberikan ASI penuh hingga buah hati berusia dua tahun. Sayangnya, tak semua ibu bisa menghasilkan ASI yang cukup. Karena frustasi, banyak ibu putus asa dan akhirnya memberikan anak susu formula.

Untuk itu, ibu menyusui harus mengonsumsi makanan dan minuman bergizi agar produksi ASI melimpah. Dikutip dari Boldsky, Minggu (10/12), setidaknya ada 10 pilihan minuman yang bisa meningkatkan produksi ASI. Berikut ulasannya.

1. Air

Tidak ada pilihan yang lebih baik untuk ibu menyusui selain banyak minum air, karena ASI mengandung 88 persen air. Minum air putih secara teratur sepanjang hari memberi dorongan pada sekresi susu. Dianjurkan untuk mengonsumsi 13 gelas air sehari saat menyusui.

2. Teh Fenugreek

Teh Fenugreek

Teh fenugreek berperan sebagai galactagogue, sehingga merangsang saluran susu untuk menghasilkan lebih banyak susu. Dua sampai tiga cangkir teh fenugreek dianjurkan untuk ibu menyusui.

3. Teh Adas

Teh Adas

Teh yang dibuat dengan adas merupakan pilihan bagus saat menyusui. Fitoestrogen berbagi estrogen, yang bertanggung jawab untuk meningkatkan volume laktasi serta kualitas susu. Teh dibuat dengan menggunakan biji adas. Namun jangan berlebihan, sebab bisa menyebabkan kantuk pada bayi.

4. Teh Daun Raspberry

Teh Daun Raspberry

Teh Daun Raspberry
(Boldsky)

Teh daun raspberry adalah pilihan yang sangat lembut dan aman untuk dikonsumsi pasca persalinan dan memperlancar aliran ASI. Teh ini memproduksi estrogen dalam tubuh yang meningkatkan produksi susu. Teh ini menyediakan nutrisi seperti zat besi, kalsium, magnesium, dan vitamin E dan C.

5. Teh Jelatang

Teh Jelatang

Teh ini dibuat dari daun jelatang. Rebus 1 sampai 4 sendok teh daun jelatang kering dalam air mendidih, sehingga bisa merangsang sekresi susu.

6. Susu Almond

Susu Almond

Lemak tak jenuh tunggal dalam susu almond meningkatkan kualitas ASI. Selain itu, susu almond kaya vitamin A, D, E, dan kalsium. Bisa menjadi alternatif susu sapi, terutama bila bayi alergi terhadap protein susu sapi. Namun, disarankan untuk meminta pendapat dokter terlebih dahulu.

7. Jus Buah

Jus Buah

Minum jus buah bervariasi tiap hari langsung dari buahnya tanpa gula bisa meningkatkan produksi ASI. Minumlah dua gelas jus sehari.

8. Teh Hijau

Teh Hijau

Seseorang dapat memilih versi teh hijau tanpa kafein untuk meningkatkan produksi ASI.

9. Teh Thistle

Teh Thistle

Teh ini berasal dari daun bernama Milk Thistle. Bisa meningkatkan fungsi laktasi karena memiliki senyawa seperti silydianin, silychristin, dan silibinin. Namun jangan terlalu banyak mengonsumsinya sebab bisa menimbulkan gangguan pencernaan.

10. Teh Jahe

Teh Jahe

Jahe adalah makanan laktogenik yang populer dan aman dikonsumsi selama fase menyusui. Jahe juga mengurangi mual, masalah pencernaan, dan sirkulasi darah selama menyusui. Satu sampai tiga cangkir teh jahe aman dikonsumsi selama menyusui.


(ika/JPC)