Bukan Fenomena Alam, Ulah Manusia Jadi Penyebab Kebakaran Gunung Panderman Sejak 2016

KOTA BATU – Kebakaran di Gunung Panderman, Minggu (21/7) malam sempat membuat warga jagat maya resah. Penyebab kebakaran pun hingga saat ini belum diketahui. Namun berdasarkan data yang dihimpun radarmalang.id dari JawaPos.com, tren penyebab kebakaran di tahun-tahun sebelumnya sejak 2016 rentan sama.

Seperti yang terjadi pada 18 Agustus 2018, lahan seluas 4 hektare di Gunung Panderman terbakar akibat kelalaian pendaki yang lupa mematikan api unggun. Wakil ADM Perhutani Malang, Ahmad Fadil mengatakan, dugaan penyebab kebakaran karena api unggun yang dibuat pendaki lupa dimatikan.

”Yang sering terjadi itu gitu, mereka membuat api unggun, lupa dimatikan, tertinggal, kemudian ditiup angin, kena hutan. (akhirnya) membakar hutan,” paparnya dikutip dari JawaPos.com.

Sedangkan tahun 2017, Gunung Panderman terbakar dikarenakan aktivitas petani yang sedang membuka lahan. Hal itu diperkuat dengan adanya temuan korek api di sekitar area terbakar. Perbuatan oknum tak bertanggungjawab ini sempat membuat geram masyarakat.

Di tahun 2016, kebakaran Gunung Panderman pun dikarenakan oleh ulah manusia. Di tahun itu kebakaran terjadi disebabkan oleh aktivitas pendaki saat mendaki Gunung Panderman Kebakaran itu menghabiskan satu hektare lahan. Disinyalir para pendaki lupa mematikan api setelah memasak. Kemudian saat ditinggal tidur, api pun menyebar dan membumi hanguskan hutan.

Pewarta: Rida Ayu
Penyunting: Kholid Amrullah