Bukan Cuma Turun, Jangka Waktu PPh UMKM Juga Berubah di Aturan Baru

Bukan Cuma Turun, Jangka Waktu PPh UMKM Juga Berubah di Aturan Baru

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa pajak untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan omzet sebesar Rp 4,8 miliar turun menjadi 0,5 persen mulai 1 Juli 2018. Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 yang merupakan revisi dari PP Nomor 46 Tahun 2013.

Dalam hal ini ada dua pokok perubahan dalam peraturan yang dinantikan. Pertama, ada penurunan tarif PPh Final dari 1 persen menjadi 0,5 persen dari omzet yang wajib dibayarkan tiap bulannya. Kedua, pengaturan jangka waktu pengenaan tarif PPh Final 0,5 persen. 

Dalam laman resmi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan waktu pengenaan pajak untuk wajib pajak orang pribadi yaitu selama tujuh tahun, untuk wajib pajak badan berbentuk koperasi, persekutuan komanditer atau firma selama empat tahun dan untuk wajib pajak badan berbentuk perseroan terbatas selama tiga tahun.

Dengan diperbaharuinya kebijakan ini, diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM agar lebih ikut berperan aktif dalam kegiatan ekonomi formal dengan memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam pembayaran pajak dan pengenaan pajak yang lebih berkeadilan serta meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia.



“Pph final bagi UMKM, dari satu persen menjadi 0,5 persen. Tujuannya jelas untuk mendorong pelaku UMKM semakin berperan aktif dalam kegiatan ekonomi formal dengan kemudahan pembayaran pajak dan tarif yang lebih bijak,” kata Jokowi dalam akun instagram resminya.

(uji/JPC)