Buka Brawijaya Tourism Forum, Emil Dardak Bahas Bromo Tengger Semeru

KOTA MALANG – Bromo Tengger Semeru (BTS) menjadi bidikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistiano Dardak dalam pengembangan pariwisata. Hal ini disampaikan Emil dalam Brawijaya Taourism Forum hari ini (12/9) di Aula Gedung A Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB).

“Beberapa waktu yang lalu bu gubernur rapat dengan kabinet beliau membawa list 3 kebutuhan Jatim. Salah satunya tentang pengembangan kawasan BTS yang tidak bisa dilepaskan dari Malang Raya,” katanya.

Ada sejumlah pengembangan yang diusulkan. Diantaranya pembangunan cable car, pembangunan jalan tol malang-pandaan sampai wilayah Kepanjen, akses tol dari Bandara Udara Abdulrahman Saleh, hingga pemanfaatan Taman Krida Budaya untuk kawasan UMKM.

“Selama ini orientasi orang ke Bromo masih melalui jalur Probolinggo. Oleh karena itu konektivitas harus ada untuk jadi trade mark BTS ke depan,” sambungnya.

Mengenai cable car misalnya, Emil ingin ada jalur angkutan itu dari exit tol menuju langsung ke Kota Batu. Sementara pengembangan tol sampai Kepanjen dapat meningkatkan tingkat kunjungan wisata ke Malang Selatan.



“Cable car gimana? Saya nggak tahu ya rutenya. Monggo dirembug panjenengan semua agar bisa lintas wilayah. Sehingga wisatawan bisa lama-lama di Malang,” imbuhnya.

Sementara Taman Krida Budaya menjadi fokus agar menjadi episentrum kegiatan di Malang Raya. Salah satunya yang telah diusulkan selama ini oleh Wali Kita Malang, Sutiaji adalah dengan menjadikan kawasan tersebut sebagai sentra UMKM kuliner.

“Mari kita bahas bersama-sama di forum ini. Karena di sini saya ingin mendengar langsung masukan pengembangan wisata dari ketiga kepala daerah,” katanya.

Diskusi ini kemudian dilanjutkan oleh pemaparan rencana pengembangan wisata dari Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, dan Plt Bupati Malang Sanusi. Turut hadir juga akademisi dari FIA UB dan Direktur Jawa Pos Radar Malang, Kurniawan Muhammad.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia