Buang Sampah Sembarangan Akan Kena Tilang

JawaPos.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang bakal menerapkan sistem tilang bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Hal itu sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan berkoordinasi dengan hakim untuk menjalankan kebijakan tilang sampah. Secara sistem sama seperti penilangan pelanggar lalu lintas.

DLH Kota Malang akan menurunkan tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Tim tersebut berhak melakukan tilang di tempat bagi warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan. “KTP-nya disita, lalu bayar denda,” ucap ujar Kepala Bidang Kemitraan dan Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Rahmat Hidayat, Sabtu (19/1).

Adapun denda bagi pembuang sampah sembarangan mencapai Rp 2,5 juta. Besaran denda terbilang naik. Sebab sebelumnya, denda bagi pembuang sampah sembarangan hanya Rp 100 ribu.

“Kalau denda maksimal hanya Rp 100 ribu, tampaknya masyarakat menyepelekan. Karena besaran denda itu tergantung hasil sidang di pengadilan, bisa jadi pelanggar hanya membayar denda puluhan ribu. Kalau dendanya maksimal Rp 2,5 juta, maka yang dibayar bisa ratusan ribu,” terang Rahmat.

Aturan tersebut tertuang dalam revisi Peraturan Daerah (Perda) nomor 10 tahun 2010 tentang pengolahan sampah. Saat ini, draf revisi perda masih menunggu persetujan legislatif untuk disahkan.

“Revisi Perda nomor 10 tahun 2010 tentang Pengolahan Sampah sudah masuk agenda pembahasan legislatif. Dalam perda tersebut berisi tentang aturan pengolahan dan pemilahan sampah. Termasuk sanksi bagi pembuang sampah sembarangan,” jelas Rahmat.

Editor           : Sofyan Cahyono

Reporter      : Fiska Tanjung