Buang Bayi Lagi, Kenapa di Kabupaten Malang Sering Ditemukan Bayi Dibuang?

Perugas mengamankan bayi yang dibuang di Bendungan Sengguruh

MALANG – Kasus penemuan bayi dibuang terjadi lagi di Kabupaten Malang hari ini. Setelah beberapa waktu lalu ditemukan bayi yang ditelantarkan orang tua yang tidak bertanggung jawab di daerah Desa Pagelaran, Kepanjen, kini ditemukan lagi bayi laki-laki yang dibuang orang tuanya dan ditemukan di Bendungan Sengguruh, Kabupaten Malang, Rabu, (27/3) jelang matahari naik ke peraduannya.

Kondisi bayi yang diduga masih berusia sekitar 6 – 7 bulan itu ditemukan pertama kali oleh Kamari, (63), pria asal Gampingan RT 4 RW 1, Kabupaten Malang. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pencari rongsokan di Bendungan Sengguruh ini menemukan bayi tersebut dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan mengenaskan.

“Kondisi bayi sudah kaku tadi, dan sudah agak busuk, saya langsung lapor ke satpam setempat,” urai Kamari.

Hartono, 40, satpam setempat pun langsung menuju lokasi bersamanya. Tanpa pikir panjang, keduanya langsung menghubungi pihak kepolisian sekitar 15 menit dari penemuan awal bayi.

“Langsung hubungi polisi, tadi juga rame di sini,” urainya.

Reskrim Polsek Kepanjen pun hadir di lokasi tidak lama setelah dihubungi keduanya. Lokasi bendungan sengguruh ini memang jadi langganan penemuan bayi. Sebelumnya, juga ditemukan bayi laki-laki tanpa kepala pada tanggal 3 Maret ini oleh Kamari.

Dari keterangan polisi, ada luka robek pada kepala bagian atas pada bayi yang diduga sudah sejak 4 – 5 hari dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggungjawab tersebut. Tali pusar juga sudah tidak ada pada bayi laki-laki yang menggemparkan Bendungan Sengguruh pagi tadi.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting : Elfran Vido
Foto: Istimewa