Branding Desa Waturejo Perlu Diperkuat

NGANTANG – Masuk menjadi nominasi Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA), Desa Wisata Waturejo, Kecamatan Ngantang, kemarin (23/8) mendapat kunjungan dari dewan juri. Sejumlah destinasi unggulan dari desa tersebut turut dipamerkan pada perwakilan juri yang melakukan visitasi.

”Desa wisata yang kami usung mengandalkan program PKK yang ada. Ini yang menjadikan pembeda dari daerah-daerah lain,” terang Kepala Desa Waturejo Suroso Karyo Utomo.

Tercatat ada 11 destinasi unggulan di sana. Seperti rumah galeri, rumah rajut, dan rumah sehat. ”Semua tempat tersebut kami tujukan untuk edukasi kepada warga sendiri maupun wisatawan yang berkunjung,” imbuhnya. Sementara itu, Ryan Nugroho, juri ISTA 2019, menilai bila konsep yang ditawarkan Desa Waturejo cukup inovatif.

”Destinasi yang ada di sini (Waturejo), sesuai dengan tujuan kami. Yakni, mengembangkan pariwisata bukan dengan cara eksploitatif, tapi sustainable (berkelanjutan),” terang dia. Dia yakin bila dikembangkan terus-menerus, gaung nama Desa Waturejo bisa dikenal masyarakat luas. ”Sekarang tinggal branding-nya diperkuat,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dalam  ajang bergengsi yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI tersebut, Kabupaten Malang menjadi daerah yang mengirim delegasi terbanyak. Total ada tiga desa sekaligus. Ketiganya yakni Desa Wisata Adat Ngadas, Desa Wisata Berbasis PKK Waturejo, dan Desa Wisata Boonpring Sanankerto.



Pewarta : nr10
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya