BPCB Minta Situs Sekaran Dikelola Pemkab Malang

PAKIS – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menyebut pengelolaan penemuan Situs Sekaran harus jadi wewenang Pemerintah Daerah, dalam hal ini adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Malang.

“Pemilik utama itu Pemda. Kewenangan mengelola cagar budaya yang paling utama itu Pemerintah Daerah, dalam hal ini OPD yang menangani Kebudayaan dan Pariwisata,” sebut Andi Muhammad Said, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur usai rapat di Kantor PT. Jasamarga Pandaan Malang (JPM), Senin, (26/3) kemarin.

BPCB menyatakan hanya bertugas sebagai pendamping atau fasilitator proyek yang bertugas meng-ekskavasi situs. Hasil ekskavasi nantinya akan diserahkan ke Balai Arkeologi Yogyakarta untuk penelitian nilai sejarah situs yang berada di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang.

Namun, ada kabar yang menyebutkan desa sendiri yang bakal mengelola situs termasuk mengumpulkan kemudian membeli hasil peninggalan yang ada di situs untuk dijadikan koleksi untuk museum desa.

“Itu boleh, sangat boleh. Kalau dia nggak mau dan meminta kepada kami, kami juga siap, tapi kan kita tetap prioritaskan desa karena dialah pemilik wilayah itu,” tutup Andi.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting : Fia