Bos Garuda Beber Rahasia Sukses

Apa jadinya jika Bos Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) menjadi guru dadakan di sekolah? Bingung, canggung, atau malah berhasil menanamkan jiwa pengusaha di kalangan para bocah?

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), kemarin (2/5) Jawa Pos Radar Malang menggelar program para Bos BUMN-BUMN Mengajar.

Salah satu pimpinan BUMN yang turut mengajar adalah Manager Sales & Services Branch Office Garuda Indonesia Kantor Cabang Malang Widyo Pramono. Ketika mengajar di SMP National Leader School, pemimpin  Garuda Indonesia Kantor Cabang Malang itu memotivasi para siswa agar mampu menggapai cita-citanya.

Di hadapan 23 siswa, Widyo memaparkan tip menggapai cita-cita. ”Ada dua kunci untuk menggapai cita-cita. Pertama, ya harus rajin belajar. Sedangkan kunci kedua, harus bisa menjaga sikap di hadapan orang tua,” ujar Widyo.

Sebelum memaparkan cara menuju sukses, Widyo sempat memutarkan video profil maskapai Garuda Indonesia. Siswa-siswi diminta memperhatikan. Tujuannya melatih kepekaan dan kemampuan mengigat.

Setelah pemutaran video selesai, Widyo bertanya kepada beberapa siswa. Setiap siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mendapat bingkisan hadiah dari Garuda Indonesia. ”Coba sebutkan tiga fasilitas yang dimiliki Garuda Indonesia,” tanya Widyo.



Beberapa siswa mengacungkan tangan, lalu menjawab. Meski jawabannya tidak tepat, Widyo tetap memberi bingkisan. Hal itu dilakukan karena Widyo ingin melatih keberanian sekaligus agar mereka fokus mengikuti pelajaran.

Usai game, Widyo kemudian menjelaskan cara mewujudkan cita-cita sekaligus mempertahankannya. ”Bapak (Widyo) bisa menjadi seperti sekarang ini juga karena dulu berusaha. Setelah berhasil, harus dipertahankan,” katanya.

”Mempertahankan hasil itu juga sulit,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMP National Leader School Fitri Witano Velasari menyambut positif program Bos BUMN-BUMD mengajar. Menurut dia, program itu sangat bermanfaat bagi para siswa. Sebab, siswa bisa mendapatkan wawasan baru.

”Program ini bagus,” kata dia.

Pewarta: Rino Hayyu
Penyunting: Mahmudan
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Berry Dermawan