Bongkar Jaringan Pengedar SS

Satresnarkoba Malang Kota membongkar jaringan SS (sabu-sabu) antarkota. Mereka adalah pengedar dan pemakai yang memiliki jaringan di Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan. Dari tujuh orang yang diringkus, polisi mengamankan barang bukti 4 gram sabu-sabu.

MALANG KOTA – Satresnarkoba Malang Kota membongkar jaringan SS (sabu-sabu) antarkota. Mereka adalah pengedar dan pemakai yang memiliki jaringan di Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan. Dari tujuh orang yang diringkus, polisi mengamankan barang bukti 4 gram sabu-sabu.

Kemarin (9/2) ketujuh tersangka ini dirilis petugas di ruang lobi Polresta Malang. Mereka adalah Rahman Arifin, 36; Hudan Dardiri, 37; Winarto, 35; Nanang Agus, 35; Leo Hermawan, 47; Elia Rahmawati, 40; dan Purwo, 45. ”Ini ada dua jaringan berbeda, tapi jaringan mereka sampai ke Pasuruan,” ungkap Kasatresnarkoba AKP Syamsul Hidayat kepada awak media.

Awalnya, petugas menggerebek Rahman di rumahnya Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Selasa (30/1). Dari  tangan pelaku, petugas berhasil menyita sabu-sabu seberat 0,5 gram. Barang haram tersebut didapat dari rekannya yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Penelusuran polisi mengarah ke Hudan dan Winarto yang terpantau sedang berada di Desa Rembang, Kecamatan Pandean, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/2). Setelah dicokok, dari Winarto petugas menemukan 0,8 gram SS yang disimpan di dalam saku celana.

”Dari pengembangan ini, petugas mengejar ke Pasuruan. Mereka jaringan HD dan W (Hudan-Win, Red),” imbuh perwira polisi dengan balok tiga di pundak ini.



Sementara di Kelurahan Madyopuro, petugas menangkap Nanang yang menyimpan 2,75 gram SS. Dari pengakuannya, dia mendapatkan SS dari Leo, Elia, dan Purwo. ”Totalnya sekitar empat gram yang kami amankan,” kata Syamsul. Dia juga menambahkan jika hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terkait jaringan dari tujuh pelaku. 

Pewarta : Fajrus Shiddiq
Penyunting :Ahmad Yani
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto : Darmono