BNN Periksa Urine Sopir dan Kondektur Hingga Turunkan Anjing Pelacak

JawaPos.com – Armada bus yang ada di Terminal Amplas, Kota Medan tidak luput dari pemeriksaan petugas Badan Narkotika Nasional (BNn). Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

BNN Provinsi Sumatera Utara juga melakukan tes urine kepada para sopir dan kondektur. BNN tidak ingin ada sopir yang positif narkoba.

Pemeriksaan para sopir sudah dilakukan sejak kemarin. Di Kota Medan difokuskan pada Terminal Amplas dan Pinang Baris.



“Dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru, BNN melakukan tes urine kepada sopir dan kernet. Agar kita tahu, apakah mereka dalam pengaruh narkoba atau tidak,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Sumut Tuangkus Harianja, Sabtu (5/1).

Sejauh ini belum ada sopir ataupun kondektur yang terindikasi menggunakan narkoba. Pihaknya terus melakukan pemeriksaan hingga Minggu (6/1) yag diprediksi menjadi puncak arus balik.

Selain pemeriksaan kepada sopir dan kondektur. BNN juga menerjunkan unit anjing pelacak K9. Yang menjadi sasaran mereka adalah barang bawaan penumpang.

Bagasi dan tas penumpang diendus oleh anjing pelacak. BNN tidak ingin kecolongan. Jangan sampai momen libur Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan para bandar untuk menyelundupkan narkoba dari atau ke Sumatera Utara.

“Kita lakukan pemeriksaan bus-bus tujuan Pekanbaru atau Aceh. Fokus kita di Medan. Bekerjasama dengan Dinas Perhubungan juga,” ungkapnya.

Selain Kota Medan, pemeriksaan juga dilakukan serentak di kabupaten/kota di Sumatera Utara. Khususnya yang punya BNN.

Editor      : Yusuf Asyari
Reporter : prayugo utomo