BNN Bekuk Pengedar Sabu Spesialis Lapas

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang ber hasil membongkar salah satu ma ta rantai peredaran narkoba di Lapas Lowokwaru. Rabu lalu (9/5), me reka sukses membekuk UF, 30, war ga Kecamatan Gondanglegi, di de pan kompleks ruko Jalan Raya Mon doroko, Singosari. Dari tangannya, barang bukti sabu-sabu (SS) seberat 51,08 gram berhasil diamankan.

PAKISAJI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang ber hasil membongkar salah satu ma ta rantai peredaran narkoba di Lapas Lowokwaru. Rabu lalu (9/5), me reka sukses membekuk UF, 30, war ga Kecamatan Gondanglegi, di de pan kompleks ruko Jalan Raya Mon doroko, Singosari. Dari tangannya, barang bukti sabu-sabu (SS) seberat 51,08 gram berhasil diamankan.

Kepada koran ini, UF mengaku men dapatkan barang haram tersebut dari sindikat yang berada di dalam Lapas Lowokwaru. ”Iya, dapat dari teman di LP (lembaga pemasyarakatan),” kata dia. Sudah sejak 8 bulan terakhir, dia mengaku sudah mengedarkan barang haram tersebut. Lo kasi pemasarannya pun mayoritas berada di wilayah Gondanglegi. Dari lima gram sabu yang dia jual, UF mengaku bisa mendapat keuntungan Rp 650 ribu. ”Kalau pahe (paket hemat) saya jual Rp 150 ribu– Rp 200 ribu per paket,” terang dia. Kepala BNN Kabupaten Malang Letkol Laut CPM Agus Musrichin menjelaskan jika pengintaian terhadap pelaku sudah dilakukan
pihaknya selama sebulan terakhir.

Penantian pun berujung pada Rabu (9/5), saat petugas mendapatkan info jika tersangka UF bakal melakukan transaksi di Jalan Raya Mondoroko, Singosari. ”Sesampainya di Mondoroko, petugas mendapati tersangka tengah mengambil sebuah bungkusan yang terletak di depan ruko. Saat itu petugas kami langsung melakukan penggeledahan,” paparnya. Dari hasil penggeledahan itu, barang bukti berhasil ditemukan.

”Oleh tersangka, sabu-sabu ini biasa dijual dengan ukuran paket yang lebih kecil,”sambung Agus. Ki ni, BNN masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap keberhasilan itu. ”Termasuk kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Lapas Lowokwaru untuk memastikan dari mana sebenarnya sindikat ini berasal, tutup dia.

pewarta :Farik Fajarwati
penyunting :Bayu Mulya
copy editor :Dwi Lindawati
foto :Bayu Eka