BJ Habibie Meninggal, Namanya Telah Terukir di Gedung UIN Malang

KOTA MALANG- Indonesia berduka. Salah satu mantan presiden dan ilmuwan ternama, BJ Habibie meninggal dunia hari ini, Rabu (11/9). Jejak sumbangsih suami Ainun Habibie itu pun terabadikan di Malang, salah satunya di UIN Malang.

Nama presiden ke-3 itu diabadikan menjadi salah satu gedung fakultas di UIN Malang, yakni Fakultas Ilmu Sains dan Teknologi pada tanggal 29 Januari 2011 silam.

Di gedung empat lantai itu, setiap hari, para mahasiswa dari tujuh jurusan fakultas Sainstek menempuh pendidikan. Terdapat 60 laboratorium penunjang pembelajaran, antara lain Laboratorium Biologi Molekuler, Laboratorium Microbiologi, sampai Laboratorium Animasi Arsitektur

Dalam sambutannya waktu itu, seperti dikutip dari laman www.uin-malang.ac.id , B.J Habibie berharap mahasiswa UIN Malang bisa menjadi pakar keilmuan yang unggul sesuai dengan bidangnya masing-masing.



“Saya berharap, di gedung ini akan tercetak generasi penerus yang bisa diandalkan,” kata Habibie seperti dikutip laman resmi UIN Malang itu.

Setelah meresmikan gedung tersebut dengan memencet sirine. Habibie juga menyempatkan diri untuk berkeliling melihat karya dari tujuh jurusan yang ada di Fakultas Saintek UIN Malang.

Melihat karya dari mahasiswa Fakultas Saintek tersebut ia merasa optimis bahwa UIN Malang ke depan akan menjadi kampus yang unggul sesuai dengan visi misinya yaitu memiliki kedalaman Imtaq dan Iptek yang luas, dan beretika.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Istimewa
Penyunting: Fia