Bisnis Oke, Kuliah Yes

Hobinya yang sering ke kafe dan suka icip-cicip minuman aneka rasa malah membuat sahabat Eni Septianawati tertantang membuat minuman murah tapi sekelas kafe. Setelah lulus dari SMK dan sempat mencoba beberapa pekerjaan, gadis asli Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, ini malah tertantang membuat produk minuman mojito atau minuman dengan jenis cocktail. ”Karena dulu varian minuman kan banyak di kafe. Tapi beli di kafe mahal banget. Jadi, saya coba buat kreasi minuman sendiri,” ujar gadis dengan tiga saudara ini.

Hobinya yang sering ke kafe dan suka icip-cicip minuman aneka rasa malah membuat sahabat Eni Septianawati tertantang membuat minuman murah tapi sekelas kafe. Setelah lulus dari SMK dan sempat mencoba beberapa pekerjaan, gadis asli Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, ini malah tertantang membuat produk minuman mojito atau minuman dengan jenis cocktail. ”Karena dulu varian minuman kan banyak di kafe. Tapi beli di kafe mahal banget. Jadi, saya coba buat kreasi minuman sendiri,” ujar gadis dengan tiga saudara ini.

Mulai 2014, ketika masih berusia 18 tahun, gadis yang akrab disapa Tia ini mulai berjualan minumannya di car free day (CFD) Kota Malang. ”Trial error deh pokoknya. Kayak kemanisan sirupnya, kebanyakan sodanya, mint-nya kebanyakan. Tapi untung makin mahir,” tambah Tia.

Dia menjual minuman mojito dengan enam varian rasa. Ada jeruk, leci, lemon, anggur, dan lainnya. Ketika usahanya makin laris, Tia mulai berani menambah dua varian rasa baru, mangga dan markisa. ”Saya tambahkan soda putih biar persis kaya minuman kafe. Tapi lama-lama, biar tampilannya menarik, saya tambahkan soda warna biru, irisan jeruk nipis, dan daun mint,” ungkap gadis kelahiran tahun 1996.
Dengan percaya diri, Tia mengatakan, dulu hanya ada dia dan salah satu penjual minuman yang ada di car free day. Namun semakin lama, pesaing di area CFD mulai bermunculan. ”Ya biasalah. Kalau ada yang tren, semua ngikut. Tapi tidak apa-apa. Kan saya harus makin kreatif,” ulasnya lalu tersenyum.

Usahanya kini makin dikembangkan dengan menerima pesanan online. Untungnya, usahanya itu tidak mengganggu kuliahnya. ”Saya angkatan 2016. Jadi, nunda dulu karena kerja dan usaha. Tapi, semuanya seimbang kok,” tambah gadis jurusan Akuntasi Universitas Gajayana ini.

Pewarta : NR2
Penyunting : Aris Syaiful
Copy Editor : Arief Rohman
Foto : Sandra Desi