Bikin Ketagihan Karyawan hingga Calon Dokter

Bagi sebuah warung bakso, tolok ukur warung itu mempunyai cita rasa tinggi atau tidaknya bisa diukur seberapa banyak para pelanggannya kembali. Untuk Warung Bakso Cupit Urang ini, mayoritas pelanggan mereka kembali karena ketagihan.

Bagi sebuah warung bakso, tolok ukur warung itu mempunyai cita rasa tinggi atau tidaknya bisa diukur seberapa banyak para pelanggannya kembali. Untuk Warung Bakso Cupit Urang ini, mayoritas pelanggan mereka kembali karena ketagihan.

Salah satu yang ketagihan adalah Jazimalatun Hikmah, 23, mahasiswi semester akhir FK (Fakultas Kedokteran) UMM (Universitas Muhammadiyah Malang). ”Saya sejak semester satu sudah makan bakso di sini, jadi sudah langganan empat tahun,” kata perempuan asli Gresik tersebut.

Menurut dia, selama empat tahun, hampir setiap pekan dia menikmati bakso di tempat ini. Menurut dia, yang bikin nagihin adalah pentol kasarnya. Ketika digigit, menurut dia, rasanya benar-benar maknyus. ”Pentolnya kenyal dan kuahnya gurih,” kata perempuan yang akrab disapa Ima ini.

Hal senada disampaikan Kepala Kebersihan Kampus II UMM Ahmad. Menurut dia, sekitar lima belas tahun lalu dia sudah langganan di warung ini. ”Ketika itu satu porsi masih Rp 1.500, sekarang sudah Rp 7.000,” imbuhnya.

Sedangkan di tempat ini, selain bisa menikmati bakso, para pembeli juga bisa menyeruput segarnya es degan yang dijual di tempat ini.

Penyunting : Irham Thoriq
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto : Bayu Eka