BI Gelontorkan Rp 190 Juta hingga Lepas 65 Burung di Car Free Day

MALANG KOTA – Gelaran car free day (CFD) di Jalan Simpang Balapan pagi ini (1/7) bakal spesial. Sebab, bakal ada pertunjukan yang tidak biasa. Di antara para pengunjung CFD yang asyik senam, Bank Indonesia (BI) akan melepaskan 65 ekor burung, yakni kutilang, merpati, dan tekukur. Selain itu, BI juga mengucurkan dana bantuan senilai Rp 190 juta.

Manajer Bank Indonesia Agus Sumirat menyatakan, pemberian bantuan dana serta pelepasan puluhan ekor burung dilakukan dalam rangka perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-65 BI.

”Kami melepaskan burung ini untuk memberikan contoh bagi masyarakat tentang cara mencintai lingkungan,” ujar Agus yang juga ketua panitia pelaksana HUT BI, kemarin (30/6).

Agus menyatakan, sebagai institusi yang sudah berusia 65 tahun, BI ingin meneguhkan komitmennya di bidang sosial dan lingkungan. Komitmen sosial diwujudkan melalui pemberian santunan. Sedangkan komitmen lingkungan melalui pelepasan burung.

”Yang menerima dana sumbangan ini tidak hanya lembaga sosial. Tapi ada juga koperasi dan kelompok tani,” ujar Agus.

Mereka yang menerima bantuan meliputi panti asuhan, lembaga penyandang disabilitas, taman bacaan, koperasi, hingga kelompok tani. Mantan manajer BI di Jakarta itu menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi di berbagai bidang. Hal itu menjadi kunci kepedulian BI terhadap masyarakat.

”Geliat masyarakat yang terus berkembang membuat kami makin meningkatkan misi BI,” tambah Agus.

Usai melepaskan burung dan mengucurkan bantuan, BI juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengenal dunia perbankan. Di antaranya, BI mengajari cara mengenali uang palsu sekaligus merawat rupiah. Untuk mengenali uang palsu dapat dilakukan melalui program dilihat, diraba, diterawang (3D). Sedangkan program merawat rupiah disebut dengan 5J, yakni jangan dilipat, jangan distaples, jangan dicoret, jangan diremas, dan jangan dibasahi.

”Konsep kami, CFD ini tidak hanya ajang menyehatkan. Tetapi juga mengajak masyarakat untuk aktif mengenal perbankan dan bersama-sama bergerak di bidang sosial dan lingkungan,” tukas Agus.

Pewarta: Sandra Desi
Penyunting: Mahmudan