Besok, Simulasi Bencana Kota Batu Libatkan 3000 ASN

PERSIAPAN AKHIR: Jelang simulasi yang rencananya digelar Kamis (25/4) mendatang, sejumlah persiapan terus dimatangkan petugas BPBD Kota Batu. Seperti tersaji kemarin (22/4) di Balai Kota Among Tani. Simulasi Besar, BPBD Libatkan 3 Ribu ASN

KOTA BATU – Tingginya potensi bencana di Kota Batu menuntut petugas BPBD untuk tetap waspada. Kesigapan mereka dalam memberi pertolongan pertama menjadi sebuah tuntutan utama. Serangkaian latihan dan simulasi pun menjadi kegiatan yang lekat bagi mereka. Yang terbaru, Kamis (25/4) nanti, petugas BPBD bakal melakukan simulasi kebencanaan di dalam gedung.

Persiapan untuk menggelar simulasi itu sudah dilakukan sejak kemarin (22/4). ”Kegiatan ini juga berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di bulan April,” terang Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Batu Gatot Noegroho.

Skenario simulasi dibuat seolah-olah terjadi gempa yang mengakibatkan fasilitas di dalam gedung rusak. Kerusakan itu kemudian memicu munculnya percikan api hingga terjadi kebakaran. Saat api mulai luas dan menjalar, kesempatan untuk keluar gedung menjadi cukup minim. Petugas BPBD Kota Batu dituntut mampu melakukan vertical rescue maupun rapeling.

”Ada tiga kriteria cedera, yaitu ringan, sedang, dan berat. Untuk yang berat kita beri pertolongan melalui rapeling dari atas gedung,” jelas Gatot.

Selain petugas BPBD, 3.000 ASN Pemkot Batu rencananya bakal mengikuti kegiatan simulasi tersebut. ”Kami melatih kesiapsiagaan mandiri, sebab itu adalah momen penting untuk diri sendiri,” bebernya. Usai simulasi, BPBD berencana melakukan evaluasi. Muaranya, ada kemungkinan penambahan fasilitas dan alat siap siaga bencana.